KIE/ penyuluhan Metode Kontrasepsi
Deskripsi
Masih adanya keterbatasan informasi mengenai efek samping dan efektivitas berbagai jenis alat kontrasepsi di masyarakat seringkali menimbulkan keraguan bagi Pasangan Usia Subur (PUS) untuk ber-KB. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi objektif mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing metode kontrasepsi.
MKJP (Jangka panjang)
Metode ini lebih efisien dan memiliki tingkat kegagalan yang sangat rendah.
IUD (Spiral): Efektif hingga 5-10 tahun, non-hormonal.
Implan (Susuk): Efektif hingga 3 tahun, diletakkan di bawah kulit lengan.
MOW/MOP (Steril): Metode permanen bagi pasangan yang sudah tidak menginginkan anak.
Non-MKJP (Jangka Pendek)
Suntik (1 Bulan / 3 Bulan): Paling populer namun memerlukan kedisiplinan jadwal.
Pil KB: Harus diminum setiap hari di jam yang sama
Kondom: Melindungi dari kehamilan sekaligus infeksi menular seksual
Ringkasan Pelaksanaan
Unsur Pelaksanaan Keterangan Narasumber Petugas PLKB Jumlah Peserta 10 Orang Metode Ceramah, Tanya Jawab, dan Peragaan Alat Media Contoh Alat Kontrasepsi Hasil dan Evaluasi
Peningkatan Pemahaman: Berdasarkan sesi tanya jawab, peserta mulai memahami perbedaan antara kontrasepsi hormonal (Suntik/Pil) dan non-hormonal (IUD).
Minat Peserta: Terdapat PUS yang menyatakan tertarik untuk beralih ke metode MKJP (Implan/IUD) karena dianggap lebih praktis.
Kendala: Masih ada mitos yang beredar di masyarakat mengenai efek samping IUD (takut bergeser), yang kemudian telah diklarifikasi oleh tenaga medis selama sesi berlangsung.