KIE/ penyuluhan Metode Kontrasepsi

Taliabo
Dipublikasi pada 11 February 2026

Deskripsi

Masih adanya keterbatasan informasi mengenai efek samping dan efektivitas berbagai jenis alat kontrasepsi di masyarakat seringkali menimbulkan keraguan bagi Pasangan Usia Subur (PUS) untuk ber-KB. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi objektif mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing metode kontrasepsi.

MKJP (Jangka panjang)

Metode ini lebih efisien dan memiliki tingkat kegagalan yang sangat rendah.

  • IUD (Spiral): Efektif hingga 5-10 tahun, non-hormonal.

  • Implan (Susuk): Efektif hingga 3 tahun, diletakkan di bawah kulit lengan.

  • MOW/MOP (Steril): Metode permanen bagi pasangan yang sudah tidak menginginkan anak.

    Non-MKJP (Jangka Pendek)

    Suntik (1 Bulan / 3 Bulan): Paling populer namun memerlukan kedisiplinan jadwal.

    Pil KB: Harus diminum setiap hari di jam yang sama

    Kondom: Melindungi dari kehamilan sekaligus infeksi menular seksual

    Ringkasan Pelaksanaan

    Unsur PelaksanaanKeterangan
    NarasumberPetugas PLKB
    Jumlah Peserta10 Orang
    MetodeCeramah, Tanya Jawab, dan Peragaan Alat 
    Media Contoh Alat Kontrasepsi 

    Hasil dan Evaluasi

    • Peningkatan Pemahaman: Berdasarkan sesi tanya jawab, peserta mulai memahami perbedaan antara kontrasepsi hormonal (Suntik/Pil) dan non-hormonal (IUD).

    • Minat Peserta: Terdapat  PUS yang menyatakan tertarik untuk beralih ke metode MKJP (Implan/IUD) karena dianggap lebih praktis.

    • Kendala: Masih ada mitos yang beredar di masyarakat mengenai efek samping IUD (takut bergeser), yang kemudian telah diklarifikasi oleh tenaga medis selama sesi berlangsung.


Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0