KIE/Penyuluhan metode kontrasepsi
Deskripsi
Penyuluhan mengenai metode kontrasepsi bertujuan agar pasangan usia subur atau calon pengantin dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan, rencana jumlah anak, dan kenyamanan pribadi.
Dalam program Keluarga Berencana (KB), metode kontrasepsi dibagi menjadi dua kategori besar berdasarkan durasi efektivitasnya:
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Metode ini sangat disarankan bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan dalam waktu lama atau sudah tidak ingin menambah anak (selesai reproduksi).
IUD (Spiral): Alat kecil berbahan plastik dan tembaga yang dimasukkan ke dalam rahim. Efektif hingga 8–10 tahun.
Implan (Susuk): Batang kecil yang dipasang di bawah kulit lengan atas. Efektif selama 3 tahun.
MOW (Tubektomi): Prosedur bedah minor untuk mengikat/memotong saluran telur pada wanita. Bersifat permanen.
MOP (Vasektomi): Prosedur bedah minor pada saluran sperma pria. Bersifat permanen dan sangat efektif
Metode Non-MKJP (Jangka Pendek)
Metode ini membutuhkan kedisiplinan tinggi karena efektivitasnya bergantung pada rutinitas penggunaan.
Suntik KB: Ada yang dilakukan setiap 1 bulan atau 3 bulan sekali.
Pil KB: Harus diminum setiap hari pada jam yang sama agar efektif.
Kondom: Selain mencegah kehamilan, ini adalah satu-satunya metode yang dapat mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS).