Gambaran Umum


Kelurahan Watampone adalah pusat pemerintahan dan ibukota Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang terletak di Kecamatan Tanete Riattang. Sebagai jantung kota historis (Bumi Arung Palakka), kawasan ini merupakan pusat perdagangan, jasa, dan administrasi dengan penduduk padat yang religius, didominasi oleh penganut Islam, serta memiliki infrastruktur kota yang lengkap.

Berikut adalah gambaran umum Kelurahan Watampone:

  • Lokasi dan Geografis: Terletak di Kecamatan Tanete Riattang, yang merupakan salah satu dari 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Sebagai ibukota kabupaten, posisinya strategis di pesisir timur Sulawesi Selatan.
  • Demografi (Data 2021): Kelurahan Watampone memiliki jumlah penduduk sekitar 7.017 jiwa dengan kepadatan tinggi mencapai 7.386 jiwa/km².
  • Sosial dan Keagamaan: Masyarakat Watampone mayoritas beragama Islam (92,98%), dengan persentase penduduk beragama Kristen (Protestan 3,33% dan Katolik 0,87%), Buddha (2,78%), dan Hindu (0,04%).
  • Fasilitas Umum: Sebagai pusat kota, terdapat banyak rumah ibadah (masjid dan gereja), pusat perbelanjaan, perkantoran pemerintah, dan fasilitas kesehatan serta pendidikan.
  • Sejarah: Merupakan wilayah bersejarah yang menjadi pusat Kerajaan Bone sejak abad ke-14 M, yang dikenal dengan julukan "Bumi Arung Palakka".
  • Potensi: Menjadi pusat kegiatan ekonomi, perdagangan barang dan jasa, serta memiliki beberapa objek wisata kota seperti Lapangan Merdeka.

Kecamatan Tanete Riattang sendiri terdiri dari 8 kelurahan dan menjadi pusat kegiatan di Kabupaten Bone.

Watampone adalah sebuah kelurahan sekaligus menjadi ibu kota kabupaten yang berada di wilayah KecamatanTanete RiattangKabupaten Bone, Provinsi, Indonesia

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
4249
Jumlah Kepala Keluarga
745
Jumlah PUS
641
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
187
Keluarga yang Memiliki Remaja
667
Keluarga yang Memiliki Lansia
478
Jumlah Remaja
704
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
600
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
41

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Tidak Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Amir Hamzah
197505202024211001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 10 orang pokja terlatih
dari 10 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Mingguan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0