LAPORAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH
Deskripsi
·
PENDAHULUAN
Kegiatan
pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja puteri dan ibu hamil merupakan
salah satu upaya untuk mencegah dan menanggulangi anemia yang sering dialami
oleh kelompok tersebut. Anemia dapat berdampak pada penurunan konsentrasi
belajar, menurunkan produktivitas, serta meningkatkan risiko komplikasi pada
masa kehamilan dan persalinan. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan untuk
meningkatkan status gizi dan kesehatan remaja puteri serta ibu hamil di wilayah
binaan.
WAKTU PELAKSANAAN
Hari / Tanggal : Jum'at, 21 Februari 2025
Tempat : Desa Awang Cenrana Kec. Cenrana
Jam : 10. 10 Wita – Selesai
·
TUJUAN KEGIATAN
2. Memberikan
pengetahuan tentang pentingnya tablet tambah darah untuk mencegah anemia.
3. Meningkatkan
kesadaran peserta agar menjaga pola makan bergizi seimbang dan kaya zat besi.
4. Mendorong
perilaku hidup sehat dengan rutin mengonsumsi tablet tambah darah
5. Mendukung
program pemerintah dalam penurunan angka anemia di kalangan remaja puteri dan
ibu hamil.
·
SASARAN KEGIATAN
Bumil /Ibu Hamil.
·
HASIL KEGIATAN.
Kegiatan
pemberian tablet tambah darah dilaksanakan kepada satu orang peserta, yaitu
seorang ibu hamil di wilayah binaan. Peserta diberikan satu strip tablet tambah
darah beserta penjelasan mengenai cara konsumsi yang benar, yaitu satu tablet
per hari. Peserta tampak antusias dan memahami pentingnya konsumsi tablet
tambah darah secara teratur. Selain itu, diberikan pula penyuluhan singkat
mengenai makanan sumber zat besi dan vitamin C untuk membantu penyerapan zat
besi. Kegiatan berjalan lancar dan peserta berkomitmen untuk mengonsumsi tablet
tambah darah sesuai anjuran petugas kesehatan.
·
KESIMPULAN DAN TINDAK LANJUT
Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat
respon positif dari peserta. Untuk tindak lanjut, akan dilakukan pemantauan
konsumsi tablet tambah darah secara berkala serta pendampingan dalam menjaga
pola makan sehat. Kegiatan serupa akan terus dilakukan untuk menjangkau lebih
banyak sasaran remaja puteri dan ibu hamil di wilayah binaan.