Gambaran Umum
Merujuk pada perda No.6 tahun 2006 tentang pemekaran wilayah kelurahan dan kecamatan. Kelurahan Jatisari merupakan salah satu Kelurahan pemekaran dari Kelurahan Sekejati Kecamatan Buah Batu. Semula Hasil pemekaran ini tersisa 3 RW dan 12 RT setelah pemekaran ini kelurahan Jatisari dimekarkan menjadi 7 RW 45 RT semula pada waktu sebelum dimekarkan penamaan Kelurahan Jatisari ada 3 calon nama kelurahan:
- Kelurahan Dungusnangtung
- Kelurahan Kawaluyaan
- Kelurahan Jatisari
Dari hasil rembugan beberapa perwakilan tokoh masyarakat dari warga Dungusnangtung, warga Kawaluyaan, serta tokoh masyarakat Jatisari itu sendiri akhirnya disepakati Nama kelurahan ini dinamakan dengan nama Kelurahan Jatisari (diambil dari kampung Jatisari) yang mana penggagas nama kelurahan Jatisari ini adalah tokoh masyarakat Kecamatan Buah Batu yaitu KH. Muhammad Jaenudin yang mana arti Jatisari ini dibagi menjadi 2 kata yaitu Jati berarti pohon jati yang kuat serta diambil dari sebagian nama Sekejati itu sendiri dan Sari berarti rasa jadi pohon yang kuat dan punya rasa.
Selanjutnya batas wilayah Kelurahan Jatisari adalah sebelah barat dibatasi oleh Kali Cibogo yang sebagian masuk ke Kelurahan Sukapura Kecamatan Kiaracondong, sebelah utara dibatasi oleh rel kerata api yaitu yang termasuk ke Kelurahan Antapani Kidul Kec. Antapani. sebelah timur dibatasi oleh Sungai.
Cidurian termasuk Kelurahan Cisaranten Endah Kecamatan Arcamanik, sebelah selatan Jl. Soekarno Hatta yang termasuk kewilayah Kelurahan Sekejati Kecamatan Buah Batu dan Kelurahan Manjahlega Kecamatan Rancasari. Selanjutnya penomberan RW 1 sampai dengan RW 7 dari rembugan warga masyarakat dari warga Kel. Jatisari bersepakat awal penomoran RW 1 dimulai dari arah timur arah terbitnya matahari dan dari nama Kampung Jatisari itu sendiri, RW 02 Komplek Sanggar Hurip belakang, RW 03 Komplek Sanggar Hurip depan, RW. 04 Komplek Istana Kawaluyaan belakang, RW.05 Komplek Kawaluyaan depan, RW.06 pemukiman padat Dungusnangtung (dulu), dan RW 07 Komplek Palem Permai.
Berdasarkan Keputuran Walikota Bandung Tahun 2007 tepatnya tanggal 17 Juli 2007 pertama yang dipercaya menjadi kepala Kelurahan Jatisari (Lurah) sampai saat ini adalah Umar Salim, S.E sehingga lahirnya Kelurahan Jatisari ditetapkan tanggal 17 Juli 2007, adapun prestasi yang pernah diraih oleh Kelurahan Jatisari adalah kejuaran dimulai dari, tingkat Kecamatan, tingkat Kota Bandung, serta tingkat Provinsi.
Kantor Kelurahan Jatisari pada tahun 2007 sampai tahun 2008 menempati Kantor Kontrakan yang berlokasi di Jl. Kawaluyaan Indah II No. 8 A RT.003 RW.005 . Selanjutnya tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 kantor Kelurahan Jatisari pindah kontrakan yang beralamat di Kawaluyaan Indah VI No. 18 RT.003 RW.005. Tahun 2014 pindah lagi sampai sekarang kantor Kelurahan Jatisari menempati Kantor milik sendiri (Pemerintah Kota Bandung) di Jl. Kawaluyaan Indah I No 58 RT. 001 RW.005 (sumber: Umar Salim, S.E).
Kelurahan Jatisari memiliki 4 perbatasan terdiri dari 4 bagian yakni bagian Selatan, Utara, Timur, dan Barat, sebagai berikut :
Batas Bagian Selatan : Kelurahan Sekejati
Batas Bagian Utara : Kelurahan Antapani
Batas BagianTimur : Kelurahan Cisaranten Indah
Batas Bagian Barat : Kelurahan Sukapura