PMT POSYANDU ANGGREK
Deskripsi
Pembagian Makanan Tambahan (PMT) adalah sebuah program kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah, biasanya melalui Posyandu dan Puskesmas, untuk meningkatkan status gizi kelompok sasaran tertentu.
Istilah ini umumnya merujuk pada:
1. PMT untuk Balita
Tujuan Utama: Mencegah dan mengatasi masalah gizi pada balita, seperti gizi kurang, berat badan kurang, atau stunting.
Sasaran:
Balita (usia 6-59 bulan) yang mengalami masalah gizi (berat badan tidak naik, gizi kurang, gizi buruk).
PMT juga dapat diberikan sebagai makanan penyuluhan bagi semua balita di Posyandu untuk edukasi gizi.
Bentuk Makanan: Dapat berupa makanan olahan pabrikan (misalnya biskuit kaya gizi) atau PMT berbasis pangan lokal yang diolah dari bahan-bahan yang tersedia di daerah setempat.
Sifat Pemberian: PMT adalah makanan tambahan, bukan pengganti makanan utama.
2. PMT untuk Ibu Hamil
Tujuan Utama: Mencegah Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia pada ibu hamil, yang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan janin dan berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah atau stunting.
Sasaran: Ibu hamil yang didiagnosis KEK (memiliki Lingkar Lengan Atas/LiLA di bawah batas normal) atau mengalami anemia.
Penting untuk diketahui:
Program PMT sangat penting sebagai bagian dari upaya nasional untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Pelaksanaannya melibatkan peran aktif dari kader kesehatan Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas.