Bina Keluarga Balita (BKB)

KKB BALLASARAJA
Dipublikasi pada 19 April 2026

Deskripsi

Bina Keluarga Balita (BKB) adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup anak. BKB memberikan akses terhadap informasi, edukasi, penyuluhan, dan layanan yang berkaitan dengan pengasuhan, pembinaan, dan perkembangan anak., yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua (Ayah dan Ibu) dan anggota keluarga lainnya untuk mengasuh dan membina tumbuh kembang anak.

Bagaimana dengan tujuan BKB?

Tujuan umum Bina Keluarga Balita untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang balita dan anak melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, emosional dan sosial ekonomi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mengembangkan fungsi pendidikan, sosialisasi dan kasih sayang dalam keluarga. Melalui keikutsertaan orangtua dalam kegiatan ini diharapkan orangtua dapat memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam memahami perkembangan dan ciri khas pada usia tertentu serta mengetahui cara pembinaan yang harus dilakukan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Sedangkan secara khusus tujuan BKB adalah :

  1. Meningkatkan pengetahuan ibu dan kesadaran ibu dan anggota keluarga lainnya tentang pentingnya:
    • Proses tumbuh kembang anak dalam aspek fisik, mental dan sosial.
    • Pelayanan yang tepat dan terpadu yang tersedia bagi anak dalam pemenuhan kebutuhan esensial anak, misalnya di tempat pelayanan terpadu holistik integratif Posyandu HI atau BKB HI.
  2. Meningkatkan keterampilan orangtua dan anggota keluarga lainnya dalam mengusahakan tumbuh kembang anak secara optimal, antara lain dengan stimulasi mental dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) dan memanfaatkan pelayanan yang tersedia.

Kegiatan BKB memiliki beberapa ciri khusus yang membedakan program ini dengan program-program pembinaan kesejahteraan balita dan anak lainnya, diantaranya:

  1. Menitik beratkan pada pembinaan orangtua dan anggota keluarga lainnya yang memiliki balita dan anak;
  2. Membina dan pemantauan tumbuh kembang anak dengan menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA);
  3. Menggunakan alat bantu seperti Alat Permainan Edukatif (APE), dongeng, nyanyian sebagai stimulasi/perangsang tumbuh kembang anak ;
  4. Menitikberatkan perlakuan orangtua yang tidak membedakan anak laki-laki dan perempuan.
Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0