Gambaran Umum
1. Lokasi dan Administrasi
Berjarak sekitar 30 km dari ibu kota Kabupaten Bulukumba (±60 menit perjalanan) .
Luas wilayah sekitar 10,8 km², terbagi menjadi lima dusun: Kailiya, Paulambusu, Talumaya, Tamalala, dan Upasaya .
Batas administrasi: utara Desa Bontotangan, selatan Desa Caramming, barat Desa Batang, timur Kelurahan Benjala .
2. Demografi
Jumlah penduduk (2015): 1.828 jiwa (911 laki‑laki, 917 perempuan) .
3. Pendidikan
TK Suka Maju (Swasta, akreditasi B), berdiri 2013, luas tanah 405 m², akses internet 50 Mb .
TK Dewi Sartika (Swasta, akreditasi B), berdiri 1998, luas 288 m², akses internet 50 Mb .
SD Negeri 149 Tamalala (Negeri, akreditasi B), berdiri sejak 1910, luas 2.005 m², akses internet 500 Mb .
SD Negeri 150 Upasaya (Negeri, akreditasi B), berdiri 1910, luas 232.792 m² .
SD Negeri 289 Talumaya (Negeri, akreditasi B), berdiri 1910, luas 1.400 m² .
4. Sosial & Ekonomi
Mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Pada 2015 terdapat 747 petani .
Komoditas utama: jagung marning dan "jambu mente" (lokal), menghasilkan hingga 150 ton per musim panen .
Iklim: dua musim, hujan (Okt–Maret) dan kemarau (Apr–Sep), suhu 25–40 °C, curah hujan 2.500–4.000 mm/tahun, musim kering ~4 bulan .
5. Infrastruktur & Layanan
Program “Desa Cerdas” dan “Desa Tanpa Batas” diluncurkan akhir 2022: digitalisasi layanan desa (aplikasi, e‑administrasi) oleh Kepala Desa Ahmad Basrang .
Fasilitas publik seperti pasar tradisional sudah dibersihkan bersama TNI (Koramil) pada Jan 2025 .
Bantuan sosial: Ibu Bupati menyalurkan sapi kurban Presiden pada Idul Adha 5 Juni 2025, senilai Rp 77 juta, daging untuk ~200 warga .
Infrastruktur desa diperkuat: jalan tani, sumur bor, bak penampungan air, dan rencana instalasi irigasi untuk mendukung perkebunan jambu mente .
6. Tata Kelola Dana Desa
Penelitian UGM (Januari 2024) menyebut pengelolaan dana desa cukup efektif dalam pembangunan, tetapi masih terkendala SDM yang kurang memahami tata kelola .
Ringkasan
Penduduk: ~1.800 jiwa, tersebar di 5 dusun.
Ekonomi: bertani (jagung, jambu mente) & UMKM jagung.
Pendidikan: 2 TK + 3 SD (2 negeri, 1 swasta), semua akreditasi B.
Layanan & Infrastruktur: berkembang (digitalisasi, irigasi, sanitasi, pasar, bantuan sosial).
Tata kelola: dana desa digunakan efektif, namun perlu peningkatan kapasitas aparatur.