Program Menanam 3 Pohon Kelapa bagi Calon Pengantin di Desa Bulo-Bulo

Kampung KB Bulo-Bulo
Dipublikasi pada 09 January 2026

Deskripsi

Program menanam pohon bagi calon pengantin merupakan inisiatif pelestarian lingkungan yang mulai banyak diterapkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dan pemerintah desa di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari syarat atau imbauan pra-nikah. 

Khusus untuk Desa Bulo-Bulo, berikut adalah informasi terkait program tersebut:

1. Tujuan Program: Mewujudkan konsep ekoteologi, di mana pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap alam agar keluarga yang dibina tumbuh sejuk dan membawa keberkahan.

2. Filosofi Pohon Kelapa: Pemilihan pohon kelapa sering kali didasari pada filosofinya sebagai "pohon kehidupan" karena setiap bagiannya bermanfaat, mencerminkan harapan agar pasangan pengantin menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.

3. Implementasi Regional: Meskipun kebijakan spesifik "3 pohon kelapa" sering dikaitkan dengan kearifan lokal atau instruksi Bupati/Kemenag setempat, gerakan serupa seperti Sajaroh Cinta atau CAPING (Calon Pengantin Peduli Lingkungan) mewajibkan penanaman pohon sebagai jejak hijau sebelum akad.

4. Nilai Ekonomis: Selain penghijauan, hasil dari pohon yang ditanam (seperti kelapa) diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi keluarga baru tersebut. 

Untuk memastikan jumlah bibit dan lokasi penanaman yang tepat di Desa Bulo-Bulo, disarankan berkoordinasi langsung dengan pihak Pemerintah Desa Bulo-Bulo atau KUA Kecamatan Pujananting saat mengurus berkas administrasi pernikahan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh calon pengantin di Desa Bulo-Bulo.

Kegiatan ini terlaksana dengan antusias peserta cukup baik.

Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 118
Minggu ini: 162
Bulan ini: 172
Total: 258