Gambaran Umum
Profil Kampung KB Baristat
Kelurahan Langensari
1. Gambaran Umum Wilayah
Kelurahan Langensari merupakan salah satu dari lima kelurahan di Kecamatan Ungaran Barat. Secara administratif, Kelurahan Langensari berbatasan dengan:
Utara: Kelurahan Candirejo
Barat: Desa Gebangan, Kecamatan Bergas
Selatan: Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas
Timur: Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur
Kelurahan ini memiliki 6 RW dan 55 RT, dengan RW 05 sebagai RW terbesar.
2. Profil RW 05
RW 05 Kelurahan Langensari terdiri atas 15 RT dengan total 613 Kepala Keluarga (KK). Jumlah ini merupakan potensi besar dalam pengembangan wilayah berbasis masyarakat. Namun, apabila tidak diiringi dengan peningkatan kualitas hidup, jumlah tersebut juga dapat memunculkan permasalahan sosial seperti tawuran dan kenakalan remaja, yang sempat terjadi sebelumnya.
3. Pembentukan Kampung KB Baristat
Kampung KB Baristat dibentuk pada tahun 2017 berdasarkan pertimbangan berikut:
Terdapat 312 KK Pra Sejahtera, atau 16,57% dari total keluarga Pra Sejahtera di Kecamatan Ungaran Barat (PK 2015).
RW 05 merupakan wilayah padat penduduk.
Kegiatan Ketahanan Keluarga masih terbatas, hanya Bina Keluarga Balita.
Capaian MKJP rendah.
Terdapat permasalahan sosial yang cukup signifikan.
Meski demikian, RW 05 memiliki potensi yang kuat, di antaranya:
Tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.
Dukungan dari tokoh masyarakat (formal dan informal).
Keberadaan usaha ekonomi produktif berupa produksi tahu dan tempe, serta produk turunannya yang mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Nama Kampung KB Baristat adalah akronim dari "Barisan Tahu dan Tempe". SK pembentukan Kampung KB ini disahkan oleh Kepala Kelurahan Langensari pada 17 Juli 2017.
4. Program Terbaru Kampung KB Baristat (2023–2025)
Dalam upaya memperkuat pembangunan keluarga dan kesejahteraan sosial, Kampung KB Baristat telah menjalankan berbagai program inovatif, antara lain:
a. Kelas Parenting Remaja dan Balita
Program ini dilaksanakan secara rutin untuk membangun pemahaman orang tua dalam mendidik anak, menghindari konflik keluarga, serta mencegah kenakalan remaja.
b. Posyandu Remaja
Selain Posyandu Balita, kini hadir Posyandu Remaja yang fokus pada kesehatan mental, edukasi seksual, serta skrining kesehatan berkala untuk usia 10–18 tahun.
c. Pelatihan UMKM Berbasis Digital
Pelaku usaha tahu-tempe dan warga lainnya mendapatkan pelatihan pemasaran digital, desain kemasan, dan pemanfaatan media sosial untuk promosi.
d. Gerakan Taman Keluarga (GTK)
Warga diajak menciptakan ruang terbuka hijau produktif berbasis keluarga seperti kebun sayur, hidroponik, dan budikdamber.
e. Bank Sampah Baristat
Program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dikelola oleh ibu-ibu PKK, untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan nilai ekonomi.
5. Prestasi Kampung KB Baristat
Kampung KB Baristat telah menorehkan sejumlah prestasi di tingkat lokal dan regional:
🏆 Juara 2 Lomba Posyandu tingkat kabupaten Semarang th 2024
🏆 Juara 1 Lomba Posyandu tingkat kabupaten Semarang th 2025
🏅 UMKM Tahu Tempe Baristat mendapatkan Sertifikat Halal dan Izin Edar PIRT (2024)
6. Rencana Pengembangan (2025–2027)
a. Kampung Eduwisata Tahu Tempe
Mewujudkan kawasan edukasi berbasis produksi tahu-tempe sebagai destinasi wisata edukatif dan kuliner, termasuk demo masak dan kunjungan pabrik kecil.
b. Revitalisasi Balai RW sebagai Pusat Layanan Keluarga
Mengembangkan balai RW menjadi pusat kegiatan terpadu: layanan konseling keluarga, koperasi, pelatihan keterampilan, dan ruang belajar anak.
c. Digitalisasi Layanan Kampung KB
Mengembangkan sistem informasi berbasis web dan aplikasi untuk data keluarga, layanan KB, serta laporan kegiatan.
d. Program Remaja Tangguh & Bebas Narkoba
Berupa pelatihan soft skill, kewirausahaan remaja, dan kampanye hidup sehat serta bebas narkoba.
e. Penguatan Dana Sosial Berbasis Warga
Membangun sistem tabungan sosial komunitas untuk membantu warga yang terkena musibah atau memerlukan bantuan mendesak.
Link tentang kelurahan Langensari
- https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpv/article/download/12515/6474
- https://suarabaru.id/2024/01/04/kelurahan-langensari-ungaran-targetkan-stunting-nihil-di-tahun-2024