PEMBERANTASAN JENTIK NYAMUK

Tanjung Balik
Dipublikasi pada 19 November 2025

Deskripsi



Kegiatan pemberantasan jentik nyamuk adalah upaya untuk menghilangkan larva nyamuk (jentik) agar tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa yang bisa menularkan penyakit seperti Demam Berdarah DengueMalaria, dan Chikungunya.

Kegiatan ini biasanya dilakukan secara rutin di rumah, sekolah, dan lingkungan masyarakat dengan langkah-langkah berikut:

1. Menguras

Membersihkan dan menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, drum, atau ember secara berkala (minimal seminggu sekali) agar jentik tidak sempat berkembang.

2. Menutup

Menutup rapat semua tempat penampungan air untuk mencegah nyamuk bertelur.

3. Mendaur ulang / Mengubur

Mengelola barang bekas seperti kaleng, botol, atau ban yang dapat menampung air hujan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

4. Memantau jentik (PSN)

Melakukan pemeriksaan jentik secara berkala, sering disebut sebagai kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), biasanya oleh kader kesehatan atau warga.

5. Menggunakan larvasida

Menaburkan bahan pembunuh jentik (larvasida) pada tempat penampungan air yang sulit dikuras.

6. Menjaga kebersihan lingkungan

Membersihkan selokan, talang air, dan halaman agar tidak ada genangan air.

Secara umum, kegiatan ini dikenal dengan prinsip 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang + langkah tambahan). Tujuannya adalah memutus siklus hidup nyamuk sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah.


Di kampung KB Nagari Tanjung balik

Di Kampung KB (Keluarga Berkualitas) Nagari Tanjung Balik, kegiatan pemberantasan jentik nyamuk biasanya dilakukan secara gotong royong dan terorganisir oleh masyarakat bersama kader kesehatan. Kegiatannya tidak hanya bersifat individu, tetapi juga kolektif di tingkat kampung.

Berikut gambaran kegiatan yang umum dilakukan di sana:

1. Gotong royong rutin

Warga bersama-sama membersihkan lingkungan setiap minggu atau bulan, seperti:

  • Menguras bak mandi dan tempat penampungan air

  • Membersihkan selokan dan parit

  • Mengubur atau membuang barang bekas yang bisa menampung air

2. Gerakan 3M Plus

Masyarakat menerapkan prinsip:

  • Menguras

  • Menutup

  • Mendaur ulang barang bekas
    Ditambah langkah lain seperti menggunakan kelambu, memasang kawat kasa, dan menaburkan larvasida.

3. Pemeriksaan jentik berkala (Jumantik)

Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) melakukan kunjungan ke rumah warga untuk:

  • Memeriksa ada tidaknya jentik di tempat air

  • Memberikan edukasi langsung kepada warga

  • Mencatat hasil pemeriksaan

4. Penyuluhan kesehatan

Petugas dari puskesmas atau kader memberikan edukasi tentang bahaya penyakit seperti Demam Berdarah Dengue dan cara pencegahannya.

5. Pembagian larvasida

Jika diperlukan, warga diberikan bubuk pembasmi jentik untuk digunakan di tempat yang sulit dikuras.

6. Peran keluarga dan anak-anak

Karena ini Kampung KB, setiap keluarga dilibatkan:

  • Anak-anak diajarkan menjaga kebersihan

  • Ibu rumah tangga berperan aktif memantau air di rumah

  • Kepala keluarga memastikan lingkungan tetap bersih

Secara keseluruhan, kegiatan di Kampung KB Nagari Tanjung Balik menekankan partisipasi aktif masyarakat

Sesi Kegiatan Pembinaan Lingkungan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 47
Minggu ini: 52
Bulan ini: 94
Total: 136