Gambaran Umum


Desa Parasanganberu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Seperti desa-desa lain di wilayah Turatea, Parasanganberu memiliki karakteristik wilayah agraris yang kuat dengan kearifan lokal masyarakat suku Makassar yang kental.

Berikut adalah profil mengenai Desa Parasanganberu:


1. Kondisi Geografis

Desa Parasanganberu berada di wilayah dataran rendah yang didominasi oleh lahan kering dan persawahan tadah hujan.

  • Iklim: Memiliki curah hujan yang relatif rendah dengan musim kemarau yang cukup panjang, ciri khas Kabupaten Jeneponto yang dikenal sebagai daerah panas di Sulawesi Selatan.

  • Orbitasi: Jarak desa ini ke pusat Kecamatan Turatea tergolong dekat, dan akses menuju ibu kota kabupaten (Bontosunggu) dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat menggunakan kendaraan bermotor.

2. Kependudukan dan Sosial Budaya

  • Suku dan Bahasa: Penduduk asli adalah Suku Makassar. Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Makassar dialek lokal (Turatea).

  • Agama: Mayoritas besar penduduk beragama Islam. Kehidupan religius sangat mempengaruhi tatanan sosial, di mana masjid menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan.

  • Nilai Lokal: Masyarakat menjunjung tinggi nilai Siri' na Pacce (harga diri dan solidaritas/empati). Tradisi gotong royong dalam acara adat seperti pernikahan (Passentana) atau pembangunan rumah masih sangat terjaga.

3. Sektor Ekonomi Utama

Perekonomian Desa Parasanganberu bertumpu pada sektor pertanian dan peternakan:

  • Pertanian Jagung: Sejalan dengan julukan Jeneponto sebagai lumbung jagung, warga Parasanganberu mayoritas menanam jagung kuning sebagai komoditas utama, terutama saat musim penghujan.

  • Persawahan: Terdapat lahan sawah yang digarap satu kali setahun (tadah hujan) untuk kebutuhan konsumsi beras lokal.

  • Peternakan: Sapi, kuda, dan kambing merupakan aset ekonomi penting bagi warga. Kuda di wilayah ini memiliki nilai filosofis dan ekonomi yang tinggi, baik sebagai hewan ternak maupun simbol status sosial.

4. Pembagian Wilayah Administrasi

Desa ini terbagi ke dalam beberapa unit wilayah yang disebut Dusun. Setiap dusun dipimpin oleh Kepala Dusun yang bertugas membantu Kepala Desa dalam pelayanan administrasi dan keamanan warga. Pembangunan desa biasanya difokuskan pada perbaikan jalan lingkungan, irigasi kecil, dan fasilitas air bersih.

5. Fasilitas Publik

  • Pendidikan: Terdapat Sekolah Dasar (SD) di dalam wilayah desa untuk melayani pendidikan dasar anak-anak setempat.

  • Kesehatan: Pelayanan kesehatan dasar dilakukan melalui Posyandu secara rutin untuk ibu dan anak, serta akses ke Puskesmas di tingkat kecamatan.

  • Infrastruktur: Akses jalan utama desa umumnya sudah teraspal atau dibeton, memudahkan distribusi hasil bumi ke pasar-pasar di sekitarnya.

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2606
Jumlah Kepala Keluarga
496
Jumlah PUS
231
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
133
Keluarga yang Memiliki Remaja
261
Keluarga yang Memiliki Lansia
153
Jumlah Remaja
261
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
190
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
41

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Belum Diisi

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Belum Diisi

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBD
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
AGUS SALIM
198011042014121001
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 6 orang pokja terlatih
dari 6 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
Potensi Desa

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 24
Minggu ini: 24
Bulan ini: 59
Total: 235