Gambaran Umum
Desa Sri Agung merupakan wilayah agraris unggulan di Kecamatan Batang Asam yang memiliki karakteristik bentang alam persawahan yang luas. Desa ini memiliki keunggulan spesifik berupa lahan pertanian yang produktif (bisa panen hingga 3 kali setahun) dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi Agrowisata Persawahan.
Alamat Kantor: Jl. Flamboyan Rt. 004, Kode Pos 36552.
Luas Wilayah: 722,38 Ha.
Batas Wilayah:
Utara: Suban & Rawang Kempas.
Selatan: Dusun Kebun.
Timur: Suban, Sungai Badar, & Dusun Kebun.
Barat: Suban.
Pembagian Wilayah: Terdiri dari 4 Dusun dan 20 Rukun Tetangga (RT).
2. Kondisi Demografi
Berdasarkan data kependudukan SIGA tahun 2026, profil masyarakat Desa Sri Agung adalah sebagai berikut:
Jumlah Keluarga: 1.076 KK.
Total Penduduk: 3.550 Jiwa.
Mata Pencaharian Utama: Pertanian (Padi sawah dan palawija).
3. Potensi dan Faktor Pendukung
Keberhasilan program Kampung KB di Desa Sri Agung didukung oleh ketersediaan sumber daya dan sarana yang memadai:
Sumber Daya Manusia: Pendampingan intensif oleh Penyuluh KB, Bidan Desa, PPKBD & Sub-PPKBD, serta Kader Pembangunan Masyarakat.
Kelompok Kegiatan (Poktan): Tersedianya wadah pembinaan keluarga yang lengkap meliputi BKB, BKR, BKL, PIK-R, dan UPPKA.
Sarana Kesehatan: Fasilitas layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat melalui PUSTU, POSKESDES, Posbindu, serta Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk Balita, Bumil, dan Lansia.
Fasilitas Umum: Sektor pendidikan (TK/PAUD, SD, MTs), sarana ibadah yang representatif (3 Masjid, 11 Mushola, 3 Gereja), serta akses jalan desa yang memadai untuk mobilitas ekonomi.
Dukungan Sosial: Sinergi yang baik antara Karang Taruna serta Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Toma).
4. Faktor Penghambat & Tantangan
Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Desa Sri Agung masih menghadapi beberapa tantangan mendasar:
Kualitas SDM: Tingkat pendidikan masyarakat secara umum masih cukup rendah.
Kesehatan Lingkungan: Masih kurangnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan penataan lingkungan pemukiman.
Masalah Sosial: Masih ditemukannya praktik perkawinan di bawah umur yang memerlukan edukasi dan advokasi lebih lanjut secara lintas sektor.
5. Fokus Pembangunan
Melalui program Kampung KB, Desa Sri Agung berkomitmen untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi berbasis pertanian dengan peningkatan kualitas SDM. Fokus utama diarahkan pada pendewasaan usia perkawinan, peningkatan pola hidup sehat, serta penguatan ekonomi keluarga melalui kelompok UPPKA.
Desa Sri Agung, 2026 Kampung Keluarga Berkualitas: Mandiri dalam Ekonomi, Unggul dalam SDM.