Pembinaan kepada IMP
Deskripsi
Pembinaan IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) oleh PLKB adalah upaya penguatan peran relawan lini lapangan (PPKBD dan Sub-PPKBD) sebagai ujung tombak program Bangga Kencana di desa/kelurahan.
Singkatnya, PLKB bertindak sebagai mentor agar kader IMP mandiri dan terampil. Berikut adalah poin-poin kegiatannya:
1. Penguatan 6 Peran Bakti IMP
PLKB membina kader agar mampu menjalankan enam fungsi utama:
Pengorganisasian: Merapikan struktur kepengurusan di tingkat desa hingga RT.
Pertemuan: Mengaktifkan rapat rutin bulanan untuk membahas capaian KB.
KIE & Konseling: Melatih kader cara berkomunikasi dan mengajak warga ikut KB atau mencegah stunting.
Pencatatan & Pelaporan: Mengajari kader cara mengisi formulir data (seperti R1/PUS) secara akurat.
Pelayanan Kegiatan: Mendampingi kader dalam operasional Posyandu dan BKB.
Kemandirian: Mendorong kader mencari sumber pendanaan swadaya atau dana desa.
2. Upaya Pemutakhiran Data
PLKB melakukan verifikasi bersama kader terhadap data keluarga (seperti jumlah PUS, ibu hamil, dan balita) agar data di tingkat desa selalu up-to-date.
3. Motivasi dan Apresiasi
Memberikan dukungan moril serta penghargaan (seperti sertifikat atau pelatihan tambahan) agar kader tetap semangat menjadi relawan tanpa pamrih.
Perbedaan Peran:
| PLKB (ASN/Non-ASN) | IMP (Relawan/Masyarakat) |
| Pembina & Fasilitator | Pelaksana & Penggerak |
| Memberikan teori dan regulasi. | Melakukan kunjungan rumah (door-to-door). |
Intinya: PLKB memastikan kader di desa punya ilmu dan data yang benar untuk menggerakkan warga.