Gambaran Umum
Profil Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Dusun Koto Jayo
Dusun Koto Jayo adalah salah satu dusun yang berada di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Dengan luas wilayah 12,90 km², mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit, karet, dan sebagian sebagai petani padi ladang. Kehadiran Kampung Keluarga Berkualitas di dusun ini pada awal tahun 2024 menjadi tonggak penting perubahan pola pikir masyarakat, dari sekadar bertahan hidup menjadi berdaya dan berkualitas.
Sebagai implementasi Program Bangga Kencana, Kampung KB Koto Jayo menjadi wadah strategis untuk sinergi lintas sektor dengan masyarakat, menggerakkan potensi dusun secara menyeluruh menuju kesejahteraan keluarga yang lebih baik.
Nama “Koto Jayo” berasal dari Bahasa Melayu, yang berarti kampung yang berjaya. Semangat itu tergambar dalam budaya gotong royong masyarakatnya dan visi pembangunan keluarga yang harmonis dan sehat.
A. Lokasi
- Nama Kampung: Dusun Koto Jayo
- Kecamatan: Pelepat Ilir
- Kabupaten: Bungo
- Provinsi: Jambi
- Luas Wilayah: 12,90 km² (Data tahun 2020 dari Kantor Camat).
B. Dasar Pembentukan Kampung KB
- Undang-Undang: Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
- Instruksi Presiden: Nomor 3 Tahun 2023
- Instruksi Gubernur Jambi: Nomor 3/INGUB/SETDA.KESRA-3.1/2023
- Instruksi Bupati Bungo: Nomor 476/563/DINSOP/P2KBP3A/2023
- SK RIO: Dusun Koto Jayo No 09 Tahun 2024
C. Tujuan Kampung KB
Kampung KB bertujuan menjadi wadah strategis untuk mengimplementasikan program Bangga Kencana secara komprehensif. Program ini melibatkan kolaborasi antara berbagai instansi terkait, serta partisipasi dari tokoh masyarakat dan masyarakat umum, didukung oleh pemerintah setempat.
D. Indikator Keberhasilan
Indikator yang ingin dicapai meliputi:
- Tersedianya data dan pemenuhan administrasi kependudukan.
- Terlaksananya advokasi dan komunikasi perubahan perilaku masyarakat.
- Meningkatnya akses dan pelayanan kesehatan, termasuk keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
- Pendampingan untuk keluarga berisiko stunting.
- Meningkatnya cakupan layanan pendidikan.
- Meningkatnya akses jaminan dan perlindungan sosial untuk masyarakat miskin.
- Kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
- Penataan lingkungan dan peningkatan akses air bersih serta sanitasi dasar.
E. Prinsip Pelaksanaan
Kampung KB di Dusun Koto Jayo menekankan sinergi antara program Keluarga Berencana dan sektor-sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan sebagai inti keberhasilan program.
F. Visi dan Misi
Visi: Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, sejahtera, dan produktif.
Misi:
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan.
- Meningkatkan jumlah peserta aktif KB modern.
- Menguatkan ketahanan keluarga melalui program kelompok kegiatan (POKTAN).
- Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menurunkan angka stunting.
- Meningkatkan sanitasi dan lingkungan yang sehat dan bersih.
G. Profil Penduduk Berdasarkan Pendataan Keluarga (PK23)
- Jumlah Keluarga: 836 KK
- Total Penduduk: 2,699 jiwa
- Pasangan Usia Subur (PUS): 601 pasangan
- Unmet Need: 67 pasangan belum terlayani KB
- Jumlah Peserta KB Aktif: (Data spesifik tidak disebutkan)
H. Batas Wilayah
- Batas Utara: Dusun Sungai Buluh
- Batas Selatan: PT. Mega Sawindo
- Batas Timur: Dusun Danau
- Batas Barat: Dusun Senamat
I. Program Kegiatan Kampung KB Koto Jayo
Pemberdayaan Keluarga
Meningkatkan kesadaran dan partisipasi keluarga dalam program Keluarga Berencana (KB) untuk kehidupan berkeluarga yang lebih baik.Peningkatan Ketahanan Keluarga
Melaksanakan program:- Bina Keluarga Balita (BKB)
- Bina Keluarga Remaja (BKR)
- Bina Keluarga Lansia (BKL)
- Usaha Peningkatan Pendapatan Akseptor (UPPKA)
Tujuannya adalah menciptakan keluarga berkualitas melalui pembinaan untuk keluarga balita, remaja, lansia, dan prasejahtera (PUS), serta Program Indonesia Keluarga (PIK) Remaja.
Pelayanan Keluarga Berencana
- Pelayanan KB dilakukan melalui kerjasama antara petugas KB, petugas kesehatan (bidan desa, dokter, kader), dan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas.
- Pelayanan KB dilaksanakan di rumah sakit, Puskesmas, praktik bidan swasta, serta dalam acara pelayanan KB gratis.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
Melaksanakan pelatihan dan pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pokja dan Poktan.Monitoring dan Evaluasi
- Melakukan pencatatan dan pelaporan akseptor pelayanan KB.
- Evaluasi kegiatan dan administrasi Poktan BKB, BKR, BKL, PIK Remaja, dan UPPKA.