Gambaran Umum


Rantau Keloyang adalah salah satu desa sekaligus pusat pemerintahan Kecamatan Pelepat di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Desa ini memiliki posisi penting karena menjadi ibu kota kecamatan dan berada di jalur penghubung wilayah barat Kabupaten Bungo. Kode pos wilayah ini adalah 37262.

Secara geografis, Rantau Keloyang terletak sekitar 30–31 km dari Muara Bungo, ibu kota Kabupaten Bungo. Wilayah Kecamatan Pelepat sendiri memiliki bentang alam berupa perbukitan, sungai, dan kawasan hutan yang sebagian berbatasan dengan daerah pegunungan menuju kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Desa-desa di kecamatan ini banyak berada di sepanjang Sungai Pelepat dan Sungai Senamat.

Kondisi Sosial dan Masyarakat

Masyarakat Rantau Keloyang mayoritas bekerja di sektor:

  • pertanian,
  • perkebunan karet,
  • kelapa sawit,
  • perdagangan kecil,
  • dan jasa pemerintahan.

Karena menjadi pusat kecamatan, desa ini relatif lebih ramai dibanding desa lain di Kecamatan Pelepat. Aktivitas ekonomi masyarakat banyak terpusat di kawasan pasar dan jalur lintas desa.

Penduduknya terdiri dari masyarakat Melayu Jambi serta pendatang dari berbagai daerah Sumatra yang telah lama menetap di wilayah Pelepat.

Infrastruktur dan Fasilitas

Sebagai ibu kota kecamatan, Rantau Keloyang memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding beberapa desa sekitar, antara lain:

  • kantor kecamatan,
  • kantor desa,
  • sekolah dasar dan taman kanak-kanak,
  • fasilitas kesehatan dasar,
  • sarana ibadah,
  • pasar tradisional,
  • jaringan jalan penghubung antar desa.

Terdapat pula fasilitas pendidikan seperti TK Perintis I yang berada di Desa Rantau Keloyang.

Sejarah dan Budaya

Rantau Keloyang dikenal dalam budaya masyarakat lokal melalui ungkapan dan lagu daerah Jambi. Salah satu penggalan yang cukup dikenal berbunyi:

“Rantau Keloyang dilingkung bukit...”

Ungkapan ini menggambarkan kondisi geografis desa yang dikelilingi perbukitan dan dialiri Sungai Pelepat. Dalam sejarah lokal, wilayah ini dikenal sebagai daerah yang aman, damai, dan menjadi pusat aktivitas masyarakat Pelepat sejak lama.

Potensi Wilayah

Potensi utama desa dan Kecamatan Pelepat meliputi:

  • perkebunan rakyat,
  • hasil hutan dan pertanian,
  • perdagangan lokal,
  • serta potensi wisata alam pedesaan dan sungai.

Selain itu, letaknya yang menjadi pusat administrasi kecamatan membuat Rantau Keloyang memiliki peranan penting dalam pelayanan masyarakat di wilayah Pelepat. 

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
3554
Jumlah Kepala Keluarga
1198
Jumlah PUS
808
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
271
Keluarga yang Memiliki Remaja
339
Keluarga yang Memiliki Lansia
285
Jumlah Remaja
724
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
633
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
175

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
ATIA WAHYUNINGSIH, S.IP
198809022023212034
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 15 orang pokja terlatih
dari 15 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0