Gambaran Umum


GAMBARAN UMUM KAMPUNG KB

PROFIL DESA

Kelurahan Durian Luncuk Merupakan salah satu desa di Kabupaten Batanghari.Kelurahan Ini secara Resmi terbentuk dan di sahkan sebagai desa defenitif pada tahun 2015

Kelurahan durian luncuk memiliki 4 dusun yaitu Dusun I,Dusun II,Dusun III, dan Dusun IV. Dengan luas wilayah Mencapai 132,70 Ha, kelurahan durian luncuk memiliki jumlah penduduk sebanyak 2563 yang terdiri dari 1245 Laki laki, dan 1318 Perempuan.

 

Batas Wilayah Kelurahan

Batas-Batas kelurahan durian Luncuk Adalah sebagai berikut.

 

Sebelah utara

Desa Aurgading

Sebelah selatan

Desa Simpang Jelutih

Sebelah timur

Desa Terentang Baru

Sebelah barat

Desa Olak Besar

 

Berikut Nama-nama kepala Desa/Kelurahan Durian Luncuk Dari Masa ke Masa :

 

1.       ZULKIFLI,S.E (2015-2016)

2.       SAMSUAR,S.E(2016-2017)

3.       ISHAK,S.Pd (2017)

4.       M.ELFA FITRA TAUFIQ,S.Stp (2018)

5.       RAHMAN,S.IP (2019-2020)

6.       HABIB HUSAIRI,S.E(2021-2023)

            HABIBULLAH,S.IP(2024-Sekarang


Sejarah Kampung KB

Nama Kampung KB Kelurahan Durian Luncuk mengandung makna yang mencerminkan harapan dan identitas wilayah. Kampung KB (Keluarga Berkualitas) merupakan wujud komitmen pemerintah bersama masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Kampung ini menjadi pusat kegiatan yang mengintegrasikan berbagai program lintas sektor guna mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

Sementara itu, Durian Luncuk sebagai nama wilayah memiliki nilai kearifan lokal. “Durian” melambangkan potensi sumber daya alam serta harapan akan hasil yang bermanfaat dan bernilai ekonomi bagi masyarakat. Sedangkan “Luncuk” menggambarkan semangat untuk terus tumbuh, berkembang, dan mencapai tujuan yang lebih baik.

Dengan demikian, Kampung KB Kelurahan Durian Luncuk dimaknai sebagai suatu wilayah yang mengedepankan pembangunan keluarga yang berkualitas dengan berlandaskan potensi lokal, semangat kebersamaan, serta komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Harapan dari Pemberian Nama Kampung KB Kelurahan Durian Luncuk

Pemberian nama Kampung KB Kelurahan Durian Luncuk diharapkan menjadi simbol semangat dan komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera. Nama ini tidak hanya sebagai identitas wilayah, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan masyarakat.

Melalui nama ini, diharapkan masyarakat mampu:

  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya program keluarga berencana dan pembangunan keluarga
  • Memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber kesejahteraan dan kemandirian ekonomi
  • Menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial
  • Mewujudkan lingkungan yang sehat, harmonis, dan berdaya saing

Selain itu, Durian Luncuk sebagai identitas lokal diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus motivasi untuk terus berkembang, berinovasi, dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Dengan demikian, pemberian nama ini diharapkan mampu menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

 

Berdirinya Kampung KB durian Luncuk berawal dari permasalahan kelurahan durian luncuk :

1.       Rendahnya Tingkat Kesertaan Ber-KB

2.       Rendahnya Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi

3.       Masih Adanya Risiko Stunting pada Balita

4.       Rendahnya Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Pembangunan Keluarga

5.       Kondisi Ekonomi Keluarga yang Masih Rendah

 

Potensi Desa

Potensi-Potensi yang ada di Kelurahan untuk kesuksesan kampung KB

·         Sarana Keagamaan (Masjid & Langgar)

·         Sarana Pendidikan (PAUD, TK, SD, dan SMP)

·         Sarana Kesehatan ( Posyandu, Puskesmas)

·         Sarana Ekonomi (Perkebunan, UMKM,Perdagangan,Pertokoan)

·         Sarana Fasilitasi Umum (Lapangan Sepak Bola, Lapangan Voly,Gedung Serba Guna)


Inovasi

Program Inovasi yang ada di Kampung KB Durian Luncuk diantaranya

o   Pelayanan KB Keliling (Jemput Bola)

o   Kelas Edukasi Keluarga Berkualitas

o   Posyandu Terintegrasi dengan edukasi gizi dan kesehatan reproduksi

o   Gerakan dapur sehat atasi stunting (DASHAT)



Intervensi

Intervensi Program Kampung KB Kelurahan Durian Luncuk dilakukan secara terpadu melalui berbagai upaya, antara lain peningkatan kesertaan ber-KB melalui penyuluhan, KIE, pelayanan KB gratis dan jemput bola, serta pendampingan pasangan usia subur; peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi melalui edukasi bagi remaja dan PUS; percepatan penurunan stunting melalui kegiatan posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), pemberian makanan tambahan, dan edukasi gizi; dan peningkatan partisipasi masyarakat melalui pengaktifan kelompok kegiatan seperti BKB, BKR, dan BKL; serta penguatan data dan informasi melalui pengelolaan Rumah Dataku sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program secara berkelanjutan.

Berikut bentuk intervensi di kampung kb Durian Luncuk kelurahan durian luncuk.



Tujuan utama dari program posyandu adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh, khususnya bagi ibu, bayi, balita, dan kelompok rentan lainnya, melalui penyediaan pelayanan kesehatan dasar yang mudah diakses, terjangkau, dan berkesinambungan. Posyandu bertujuan memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin agar dapat mendeteksi secara dini adanya gangguan kesehatan maupun risiko stunting, serta meningkatkan status gizi melalui pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi seimbang. Selain itu, posyandu juga bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta memberikan penyuluhan kesehatan terkait pola hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga. Melalui keterlibatan aktif kader dan masyarakat, posyandu diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan sehingga tercipta keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

 

 



Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2474
Jumlah Kepala Keluarga
769
Jumlah PUS
413
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
27
Keluarga yang Memiliki Remaja
53
Keluarga yang Memiliki Lansia
43
Jumlah Remaja
480
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
360
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
53

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBD
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
kurnia ilahi A.Md,Keb
199206032023212038
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 1 orang pokja terlatih
dari 22 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0