gotong royong

Wijaya Kusuma
Dipublikasi pada 08 February 2026

Deskripsi

1. Semangat Konvergensi dan Kolaborasi

Di Kampung KB, gotong royong diwujudkan melalui konvergensi, yaitu pertemuan berbagai program dari instansi yang berbeda untuk diselesaikan secara bersama-sama. Masyarakat tidak bekerja sendirian, melainkan didampingi oleh lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah tersebut.

2. Implementasi dalam Program Unggulan

Kegiatan gotong royong biasanya terlihat nyata dalam beberapa program berikut:

  • DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting): Para kader dan warga bergotong royong mengolah bahan makanan lokal bergizi untuk dibagikan kepada keluarga berisiko stunting.

  • Pengelolaan Lingkungan: Pembangunan sarana sanitasi atau pembuatan taman gizi (Apotek Hidup) di pekarangan rumah warga yang dikerjakan secara komunal.

  • Posyandu Terintegrasi: Kerjasama antara kader BKB (Bina Keluarga Balita), tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak secara serentak.

3. Partisipasi Aktif Kelompok Kegiatan (Poktan)

Gotong royong juga terlihat pada dinamika kelompok-kelompok seperti:

  • BKB, BKR, dan BKL: Orang tua saling berbagi pengalaman dan solusi dalam pola asuh anak, remaja, hingga perawatan lansia.

  • UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor): Para anggota bergotong royong dalam memproduksi dan memasarkan produk ekonomi kreatif lokal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

4. Pemanfaatan Data secara Kolektif

Warga dan kader bekerja sama dalam pemutakhiran data keluarga (seperti melalui Rumah Dataku). Informasi ini digunakan bersama untuk menentukan siapa yang paling membutuhkan bantuan, sehingga intervensi program tepat sasaran karena didasarkan pada rasa kepedulian antar tetangga.

Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0