Gambaran Umum
KAMPUNG KB BONSAI
DESA PAOKMOTONG KECAMATAN MASBAGIK
KABUPATEN
GAMBARAN UMUM KAMPUNG KB
“BONSAI”
DESA PAOKMOTONG KECAMATAN MASBAGIK
A. Batas dan LuasWilayah
Desa Paokmotong merupakan salah satu Desa yang terdiri dari 11
dusun yang ada di wilayah Desa Paokmotong yang secara tipologi wilayahnya
terbentang dan memanjang dari selatan ke utara dengan luas wilayah + 339,64
Ha , dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
Ø Sebelah
Utara
: Desa Danger dan Desa Kesik
Ø Sebelah
Selatan
: Desa Padamara dan Desa Paok pampang
Ø Sebelah Timur
: Desa Masbagik Selatan
Ø Sebelah Barat
: Desa Kesik Dan Sikur
Secara administratif Desa Paokmotong terbagi menjadi 10 Kepala
Wilayah yang mana masing- masing Wilayah Mempunyai 4-6 RT dikepalai oleh
pejabat RT yang disebut dengan Ketua RT.
B. Demografi dan
KeluargaBerencana
Berdasarkan hasil pemuktahiran data Keluarga tahun 2020 bahwa
jumlah penduduk Desa Paokmotong tercatat sebanyak 13.510 jiwa yang terdiri dari
6.788 jiwa laki-laki dan jiwa 6.722 perempuan. Disisi lain jumlah kepala Keluarga
sebanyak 4058 KK terdiri dari kepala keluarga laki-laki 3.377 dan kepala
keluarga perempuan sebanyak 681 Keluarga.
Selanjutnya dalam bidang Keluarga Berencana dapat kami sampaikan
bahwa jumlah peserta KB Aktif di Desa Paokmotong sampai dengan Bulan Nopember
2023 tercatat sebanyak 1.940 ( 72,09% ) dari total PUS sebanyak 2.691, dengan
kualitas penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh penggunaan kontrasepsi
sederhana Dan sampai saat ini masih aktif, adapun kontrasepsi yang digunakan
pada kampung KB BONSAI Desa Paokmotong Antara Lain :
1. IUD :
77
Orang
5. IMP
: 208 Orang
2. MOW : 29
Orang
6. STK : 1.366
Orang
3. MOP : 1 Oran
7. PIL :
230 Orang
4. KDM : 26 Orang
C. Potensi dan
SumberDaya
Dalam rangka pelaksaan kegiatan program pembangunan di wilayah
kampung KB BONSAI khususnya, maka terkait dengan potensi atau sumber daya baik
yang menyangkut sumber daya alam maupun sumber daya manusia tentunya sangat
berpengaruh terhadap kelancaran program pembangunan. Adapun potensi serta
faktor-faktor yang kami maksud disini adalah :
a. FaktorPendukung
Untuk mendukung
lancarnya pelaksanaan kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di Kampung
KB sangat ditentukan oleh adanya faktor pendukung ini, adapun faktor yang kami
maksud adalah faktor-faktor yang terkait dengan keadaan serta potensi wilayah, sumber
daya alam, ataupun manusia, sarana dan prasarana baik yang menyangkut phisik
maupun non phisik yang dapat kami rincikan sebagai berikut :
1. Adanya PPKBD dan
SUBPPKBD
2. Adanya data Penduduk
dan Keluarga berdasarka tingkat kesejahteraannya
3. AdanyaPLKB/PKB
4. Adanya BidanDesa
5. Adanya poktan (BKB,
BKR,BKL,UPPKS)
6. Adanya PIK-Remaja
7. Dukungan Toga danToma
8. Adanya Fasilitas Jalan
9. Dukungan ADD
10. Adanya Sekolah (SMA,
SMP/MTs, SD danTK/PAUD)
11. Adanya Posbindu
12. Adanya Posyandu
13. Kader,dll
b. Faktor Penghambat
1. Sarana Kesehatan (
Faskes KB) belumada
2. Kondisi jalan desa
yang kurangmemadai
3. Tingkat pendidikan
Masyarakat yang masihrendah
4. Operasional
Kader masihrendah
5. Keterlibatan para
stake holder dalam kegiatan
di kampung KB masihrendah
6. Tingkat Pendidikan
Kader yang masihrendah
7. Keterlibatan para
tokoh dalam setiap kegiatan poktan masihkurang
8. Masih tingginya angka
Pra sejahtera dan SejahteraI
9. Jumlah penduduk tinggi
dengan kualitasrendah
10. Income perkapita
masyarakat masihrendah
11. Penggunaan kontrasepsi
sederhana masih cukuptimggi
12. Kondisi
lingkungan yang belum
tertata denganbaik
13. Masih tingginya angka
perkawinan dibawahumur
14. Undang- undang
Perkawinan Nomer 1 tahun1974
15. Adanya retribusi umtuk
setiap pelayanankontrasepsi
16. dll
c. Peluang
1.
Undang-undang No 52 Tentang Perkembangan Kependuduka Keluarga
Berencana dan PembangunanKeluarga
2.
Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama
Nawacita ke-3 yaitu
membangun masyarakat dari wilayahpinggiran
3.
Surat Edaran Gubernur NTB Nomer180/1153/KUM/2014
4.
Perbub Lotim tentang dukungan ADD untuk penggerakanMKJP
5.
SK Tentang Tim KB-KES MKJP Kecamatan dan Desa
6.
SK Camat sebagai Desa Siaga
7.
Sikap dan sifat gotong royong yang masih tertanamkuat
d. Tantangan
a.
Pemahaman para tokoh yang ada
tentang KKBPK masih rendah sehingga seringkali menjadi faktor penghambat dalam
pelaksanaanprogram
b.
Pro kontra tentang MKJP terutama IUD dan Kontap yang masih ada dikalangan para
tokohagama
c.
Ego sektoral dari beberapa dinas yang masihtnggi
d.
Masih ada sebahagian masyarakat yang beranggapan bahwa Kampung
KB dianggap milik BKKBN saja sehingga agak sulit untuk diajak lam setiap
kegiatanberpartisipasi
5. dll
D. Visi danMisi
a. Visi
Adapun visi dari
kampung KB BONSAI adalah Terwujudnya keluarga-keluarga yang berkualitas dalam
mempersiapkan kehidupan berkeluarga
Adapun makna yang terkandung dalam Visi ini
adalah
a.
Keluarga , dalam arti unit terkecil
dalammasyarakat
b.
Berkualitas, dalam arti bahwa
dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara utuh dan terencana yang
meliputi aspek:
· Keagamaan
· Pendidikan
· Kesehatan
· Ekonomi
· Sosial budayaserta
· Psikologi
b. Misi
Untuk mewujudkan visi
yang telah ditetapkan maka dirumuskan suatu misi Sbb :
1.
Membentuk kepengurusan Kampung KB yang dikukuhkan dengankeputusan
2.
Menyiapkan sasaran pembinaan yang terdiri dari:
i.
Para keluarga yang mempunyai anak Balita, Remaja, dan Lansia
serta PIK Remaja dan Kelompok Kegiatan lainnya
3.
Menyiapkan Metode dan Materi Pembinaan serta Penyuluhan
kepadasasaran
4.
Melaksanakan pembinaan sesuai dengan metode dan materi yang
sudah dipersiapkan, antara lain:
i.
· Melaksanakan
penyuluhan, penerangan dan motivasi
ii.
· Melaksanakan
Pertemuan- Pertemuan
iii.
· Melaksanakan
Pelatihan-Pelatihan (lifeskill)
iv.
· Melaksanakan
Pendidikan, kursus kepada keluarga sasaran dll
5.
Menyelenggarakan kegiatan administrantif dan dokumentasi
6.
Melaksanakan kegiatan fasilitas terbhadap program kegiatan di
KampungKB
7.
Melakukan monotoring dan evaluasi terhadap berbagai program yang
telah dilaksanakan di KampungKB