Gambaran Umum
Kampung kB "Ngudi Lestari" adalah
kampung kb yang terletak di desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten
akaranganyar, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Luas Desa Plumbon 10.92ha dengan Pembagian wilayah sebagai berikut
:
·
Cumpleng
·
Dukuhrejo
·
Dukun
·
Gude
·
Pakem
·
Pampung
·
Plumbon
·
Setugu
·
Tarukan
·
Watusambang
Desa Plumbon
merupakan desa yang terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar
yang memiliki beragam potensi lokal yang dapat dikembangkan.Desa Plumbon berada
di area perbukitan di Lereng Gunung Lawu. Desa Plumbon memiliki potensi yang
bermacam-macam baik dari potensi sejarah, budaya dan tradisi, kuliner,
aktivitas penduduk, hasil komoditi dan bentang alam. Potensi tersebut perlu
dikembangkan untuk memberikan dampak yang positif bagi wilayah dan
masyarakatnya. Desa Plumbon terkenal dengan wilayahnya yang menjadi wilayah
penanaman tanaman akar wangi dan tanaman atsiri, didukung dengan bentang alam
yang indah dengan daeran perbukitan, masyarakat yang cukup ramah, dan
infrastruktur yang sudah layak, saat ini Desa Plumbon memiliki cita-cita
menjadi desa wisata. Dahulu Desa Plumbon terkenal dengan Pabrik Citronella
Indonesia-Bulgaria tahun 1963 yang dibangun dari tahun 1963-1967 berdasarkan kerjasama
pemerintah Indonesia dan Bulgaria dan didukung menjadi pabrik penyedia minyak
atsiri terbesar se-Asia pada masa Soekarno. Tahun 1967 terjadi gejolak pada
pemerintahan saat itu yang berimbas pada naiknya nilai harga kebutuhan pangan
dan menurunnya harga bahan baku minyak atsiri. Sehingga, petani di sekitar
pabrik yang menanam tanaman atsiri sebagai bahan baku produksi minyak atsiri
banyak merubah fungsi tanahnya untuk tanaman lain yang mampu menyokong
kebutuhan pangan, seperti tanaman palawija, sayur dan buah. Seiring dengan
gejolak tersebut, kegiatan produksi Pabrik Citronella semakin menurun dan
berhenti karena minimnya bahan baku. Setelah itu pabrik menjadi mangkrak dan
mengalami beberapa kali perpindahan kepemilikan, hingga berujung pada kepemilikan
PT. Rumah Atsiri Indonesia. Rumah Atsiri
Indonesia salah satu wisata yang
saat ini sedang popular dikalangan milenial, yaitu wisata alam berbasis edukasi.
Berdasarkan hasil diskusi dari pihak pengelola Rumah Atsiri Indonesia dan pihak
pengelola Desa Plumbon, mereka berencana untuk mengembangkan Desa Plumbon
menjadi desa wisata berbasis edukasi dan pengembangan masyarakat. Namun hal
tersebut belum dapat terwujud karena beberapa kendala yang berkaitan dengan
keterbukaan masyarakat dan ketersediaan lahan. Isu tersebut diangkat menjadi
dasar dari perencanaan pengembangan Desa Plumbon sebagai desa wisata berbasis
edukasi dan pengembangan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal. Konsep
Desa Wisata Plumbon merupakan konsep wisata edukasi yang memberikan pengetahuan
menyeluruh tentang berbagai potensi lokal di dalamnya terutama tentang tanaman
atsiri yang menjadi khas Desa Plumbon. Wisatawan akan diajak untuk berkegiatan
bersama masyarakat sesuai dengan rutiniatas masyarakat setempat. Pusat
pengelolaan kegiatan berada di Rumah Atsiri Indonesia, dengan pusat
pengembangannya berada di tanah kas Desa Plumbon. Kawasan wisata tersebut
didesain dengan berbagai fasilitas yang memudahkan wisatawan untuk berkegiatan.
Kondisi alam yang masih alami dan potensi Desa Plumbon serta kegiatan yang
sudah berlangsung di Rumah Atsiri Indonesia menjadi daya tarik utama untuk
wisata tersebut.