Kegiatan Bank Sampah
Deskripsi
Kegiatan di bank sampah meliputi pengumpulan, pemilahan, penimbangan, dan pencatatan sampah anorganik layak jual dari warga. Sampah yang disetor (plastik, kertas, logam) ditukar dengan uang atau tabungan, yang kemudian dijual ke pengepul atau didaur ulang menjadi kerajinan tangan, bertujuan mengurangi sampah ke TPA.
Berikut adalah rincian kegiatan utama di bank sampah:
Penyetoran dan Penimbangan: Nasabah membawa sampah terpilah (kering dan bersih) untuk ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan berdasarkan jenis dan beratnya.
Pemilahan Sampah: Sampah dipisahkan kembali menjadi kategori lebih spesifik (kertas, plastik keras, plastik lembaran, logam) untuk memudahkan proses daur ulang.
Pengelolaan Tabungan: Nasabah mendapatkan kompensasi finansial berupa uang tunai atau tabungan yang dapat diambil sewaktu-waktu.
Pengolahan Sampah (Daur Ulang): Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dikreasikan menjadi barang bernilai seni (kerajinan tangan/upcycle) seperti tas, dompet, atau kotak tisu.
Penyaluran ke Pengepul: Sampah yang terkumpul disalurkan ke bank sampah induk atau pabrik daur ulang untuk diolah lebih lanjut.
Edukasi dan Sosialisasi: Mengadakan pelatihan pemilahan sampah, workshop kerajinan, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi.
Bank Sampah menciptakan ekonomi sirkular, di mana sampah diubah menjadi sumber penghasilan.