Updating Data Indeks Keluarga Sehat (IKS) dan Pertemuan Kader PIS-PK Kab Demak
Deskripsi
IKS sebagai output PISPK
Jawabannya sederhana, tetapi latar belakang ilmiahnya cukup panjang.
IKS atau Indeks Keluarga Sehat mengandung makna sebagai berikut:
• Unitnya adalah keluarga inti
• Merupakan indikator komposit dari 12 indikator keluarga sehat
• Merupakan hasil pembagian antara indikator yang baik dibagi seluruh indikator yang berlaku untuk keluarga tersebut
• Besarannya antara 0 (terburuk) dan 1 (terbaik)
• Klasifikasi kesehatan keluarga: tidak sehat (<0,5); pra-sehat (0,5-0,8) dan sehat (>0,8)
• IKS wilayah adalah jumlah keluarga sehat dibagi jumlah seluruh keluarga di wilayah tersebut
• Klasifikasi IKS wilayah: tidak sehat (<0,5), pra-sehat (0,5-0,8) dan sehat (>0,8)
Bagaimana cara penentuan 12 indikator keluarga sehat? Paradigma sehat adalah pilar yang diharapkan bisa menjamin meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, oleh karena itu bila digunakan pendekatan keluarga maka keluarga sehat harus mencerminkan masalah kesehatan utama tidak terjadi pada keluarga tersebut. Dengan demikian bila banyak keluarga yang dinyatakan sehat, maka masalah utama kesehatan juga teratasi. Itulah sebabnya 12 indikator keluarga sehat yang terpilih adalah mewakili prioritas program Kemkes.
Mengapa indikaktor 12 indikator keluarga sehat sifatnya sederhana? Paradigma sehat diharapkan merupakan implementasi dari UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Untuk itu indikator harus sederhana, namun mengandung makna promotif, preventif dan deteksi dini. Apalagi dapat disimak bahwa setiap penyakit apapun jenisnya, pencegahannya selalu tertuju kepada perilaku hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pula. Sebaliknya pada UKP (Upaya Kesehatan Peorangan) cenderung mengarah ke pelayanana spesialistik, yang tentu saja harus harus ditangani tenaga kesehatan tertentu bahkan spesialis tertentu, dengan risiko partisipasi pasien menjadi lebih terbatas.