Gambaran Umum
SEJARAH SINGKAT DESA BAMBAMANURUNG
Awal desa BAMBAMANURUNG merupakan unit pemungkiman Transmigrasi (UPT) yang terbentuk sebagai target penempatan UPT salupangkang II kecamatan TOPOYO kabupaten mamauju tengah Tahun 1993/1994 yang realisasi penempatan yang di laksanakan dari bulan Desember 1993 sampai dengan bulan Maret 1994 sebanyak 200 KK. Atau 821 jiwa dengan daerah asal transmigrasi: Jawa Barat, NTB, Jawa Timur, bali, APPDT dan perkembangan menjadi 337 KK atau 1.027 jiwa dengan jumlah penduduk laki-laki 550 Jiwa dan jumlah perempuan sebanyak 477 Jiwa
Pemekaran wilayah atas berlakunya otonomi daerah menyebabkan pemekaran wilayah yang sebelumya desa Bamba manurung secara administrasi berada di bawah naungan provinsi Sulawesi Selatan, kabupaten mamuju kecamatan budong-budong. Kini setelah pemekaran wilayah desa Bamba manurung provinsi Sulawesi Barat, kabupaten mamuju, kecamatan topoyo. Kini desa Bamba manurung sudah Defenitif sejak Tahun 1997 dan terdiri dari tiga dusun yaitu: Dusun salupangkang, Dusun Atantu, Dusun Antalili. Nampak banyak perubahan yang telah dirasakan oleh masyarakat semenjak desanya telah mandiri dan keadaan yang ada sekarang sudah membaik bagaikan bukan bekas Unit pemukiman Transmigrasi lagi, dengan bangunan-bangunan pemukiman masyarakat yang telah banyak mengalami perbaikan dan pembangunan, mata pencaharian penduduk Desa Bamba manurung secara umum adalah petani kebun, Dimana letak geografis dan kondisi Tanah yang sangat mendukung aktifitas perkebunan masyarakat setempat
Tercatat sebanyak empat kali kepemimpinan desa bbamanurung mengalami pergantian yaitu pertama di jabat oleh bapak solikhin buang secara depenitif di mulai pada tahun 1997 dan berakhir pada tahun 1999, selanjutnya tampuk kepemimpinan pemerintah desa Bamba manurung di lanjutkan oleh pak Amir dengan priode Tahun 1999 sampai dengan Tahun 2008 selanjutnya desa Bamba manurung kembali mengalami pergantian kepemimpinan yang di jabat oleh Bapak I gusti putu budi Santoso, SE dalam priode Tahun 2008 sampai dengan Tahun 2014 dan priode tahun 2014 sampai dengan Tahun 2020 dan saat ini di pimpin oleh Bapak Nanang Wahidin yakni priode tahun 2021 sampai dengan sekarang
LETAK GEOGRAFIS
Desa Bamba manurung secara astronomis terletak antara 119 °17 00-119° 1800LS dan 2°01 00 BT. Dan letak ekonomi Desa Bamba manurung terhadap pusat perdagangan adalah sebagai berikut:
-jarak ke ibu kota kecamatan :12 KM
-jarak ke ibu kota kabupaten :20 KM
-jarak ke ibu kota provinsi :127 KM
Luas wilayah desa Bamba manurung adalah sekitar 625 Ha sesuai dengan surat penyerahan Tanah dari Gubernur KDH TK. I provinsi Sulawesi Selatan NO: Agr. 185/V/1997 tanggal 3 Mei 1997 dengan luas efektif 625 Ha dan di tambah dengan Transmigrasi swakarsa mandiri kurang lebih 75 Ha adapu batas batas desa Bamba manurung secara alami maupun administratif adalah:
-sebelah utara : Desa kambinong kecamatan karossaa
-sebelah selatan : Desa salupangkang
-sebelah Barat : Desa salupangkang IV
-Sebelah Timur :jl.Trans Sulawesi
Jarak Tempuh desa Bamba manurung ke kecamatan 12 KM ke kabupaten mamuju tengah 18 KM ke kota provinsi 120 km.