PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA BERISIKO STUNTING

MAJASIH JAYA
Dipublikasi pada 29 December 2025

Deskripsi

Berikut adalah poin-poin materi pembinaan keluarga berisiko stunting:

1. Edukasi Gizi dan Kesehatan (1000 HPK) 

  • Masa Kehamilan: Pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, zat besi, dan pemeriksaan kehamilan (ANC) secara rutin.
  • Bayi 0-6 Bulan: ASI eksklusif minimal 6 bulan tanpa makanan pendamping apapun.
  • Bayi 6-24 Bulan: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya protein hewani dan zat besi, dilanjutkan ASI hingga 2 tahun.
  • Pencegahan Anemia: Edukasi mengenai pencegahan kurang darah pada ibu hamil dan balita. 

2. Pola Asuh dan Tumbuh Kembang

  • Pemantauan Tumbuh Kembang: Rutin ke Posyandu untuk menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan guna deteksi dini gangguan pertumbuhan.
  • Imunisasi: Melengkapi imunisasi dasar untuk mencegah infeksi yang memicu gizi buruk.
  • Stimulasi Dini: Memberikan perhatian, kasih sayang, dan stimulasi motorik/kognitif. 

3. Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi

  • Akses Air Bersih: Memastikan penggunaan air minum dan air bersih yang layak.
  • Sanitasi Layak: Penggunaan jamban sehat untuk mencegah infeksi berulang yang berdampak pada stunting. 

4. Perencanaan Keluarga (KIE)

  • Hindari 4T: Mencegah pernikahan dini dan kehamilan "Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat, dan Terlalu Banyak".
  • KB Pascasalin: Edukasi mengenai Keluarga Berencana (KB) setelah melahirkan untuk mengatur jarak kehamilan. 

5. Pemberdayaan Ekonomi (DASHAT)

  • Melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), keluarga diedukasi mengenai pengolahan pangan lokal terjangkau untuk gizi seimbang.
Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 1
Bulan ini: 11
Total: 196