PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA BERISIKO STUNTING
MAJASIH JAYA
Dipublikasi pada
22 October 2025
Deskripsi
Sasaran Pembinaan Keluarga Berisiko Stunting (KRS)
Keluarga sasaran yang menjadi fokus pendampingan meliputi:
Keluarga sasaran yang menjadi fokus pendampingan meliputi:
- Calon Pengantin (Catin): Edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan gizi.
- Ibu Hamil: Pemantauan nutrisi, konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), dan pemeriksaan ANC (Antenatal Care) rutin.
- Ibu Pascapersalinan: Edukasi KB pascapersalinan dan pola asuh.
- Keluarga dengan Balita (0-59 Bulan): Fokus pada ASI eksklusif 6 bulan, MPASI bergizi kaya protein hewani, dan pemantauan tumbuh kembang di Posyandu.
Komponen Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan
TPK (bidan, kader PKK, dan kader KB) melakukan intervensi berupa:
TPK (bidan, kader PKK, dan kader KB) melakukan intervensi berupa:
- Deteksi Dini: Identifikasi faktor risiko stunting (kurang gizi, sanitasi buruk).
- Edukasi dan Konseling: Penyuluhan tentang pola asuh, gizi seimbang, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS).
- Fasilitasi Pelayanan Kesehatan: Memastikan akses ke layanan kesehatan (imunisasi, Posyandu).
- Bantuan Sosial: Fasilitasi bantuan pangan bagi keluarga kurang mampu yang berisiko.
Faktor Pendukung Keberhasilan
- Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Intervensi spesifik untuk balita dan ibu hamil.
- Perbaikan Sanitasi: Akses ke jamban sehat dan air bersih.
- Konvergensi Program: Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa.
Pendampingan dilakukan rutin untuk memastikan perubahan perilaku keluarga dalam mendukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.
Sesi Kegiatan Keagamaan