PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA BERISIKO STUNTING

MAJASIH JAYA
Dipublikasi pada 25 September 2025

Deskripsi

Sasaran Pembinaan Keluarga Berisiko Stunting (KRS)
Keluarga sasaran yang menjadi fokus pendampingan meliputi:
  • Calon Pengantin (Catin): Edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan gizi.
  • Ibu Hamil: Pemantauan nutrisi, konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), dan pemeriksaan ANC (Antenatal Care) rutin.
  • Ibu Pascapersalinan: Edukasi KB pascapersalinan dan pola asuh.
  • Keluarga dengan Balita (0-59 Bulan): Fokus pada ASI eksklusif 6 bulan, MPASI bergizi kaya protein hewani, dan pemantauan tumbuh kembang di Posyandu.
Komponen Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan
TPK (bidan, kader PKK, dan kader KB) melakukan intervensi berupa:
  1. Deteksi Dini: Identifikasi faktor risiko stunting (kurang gizi, sanitasi buruk).
  2. Edukasi dan Konseling: Penyuluhan tentang pola asuh, gizi seimbang, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS).
  3. Fasilitasi Pelayanan Kesehatan: Memastikan akses ke layanan kesehatan (imunisasi, Posyandu).
  4. Bantuan Sosial: Fasilitasi bantuan pangan bagi keluarga kurang mampu yang berisiko.
Faktor Pendukung Keberhasilan
  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Intervensi spesifik untuk balita dan ibu hamil.
  • Perbaikan Sanitasi: Akses ke jamban sehat dan air bersih.
  • Konvergensi Program: Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa.
Pendampingan dilakukan rutin untuk memastikan perubahan perilaku keluarga dalam mendukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak
Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 1
Bulan ini: 11
Total: 196