Gambaran Umum


Kelurahan Arab Melayu merupakan salah satu dari enam kelurahan yang berada di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Wilayah ini memiliki karakteristik geografis, sosial, dan demografis yang cukup padat serta strategis dalam konteks pembangunan keluarga berbasis Kampung KB.

Batas Wilayah Kelurahan Arab Melayu

  • Sebalah Utara berbatasan dengan Kelurahan Mudung Laut
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Sungai Batanghari (seberang Kelurahan Pasar Jambi)
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Tahtul Yaman
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Jelmu

Untuk aksesibilitas wilayah, kelurahan Arab Melayu merupakan kelurahan yang paling dekat dengan pusat pemerintahan Kecamatan, dengan jarak 0,5 - 1 km². Sementara itu, jarak ke pusat pemerintahan Kota sekitar 16,30 km² atau 3 - 4 km² (via Jembatan Gentala Arasy).


Luas Wilayah

Luas wilayah Kelurahan Arab Melayu tercatat sebesar 0,76 km², yang merupakan sekitar 7,12% dari total luas Kecamatan Pelayangan. Dengan luas yang relatif kecil namun dihuni oleh jumlah penduduk yang cukup besar, wilayah ini memiliki tingkat kepadatan yang tinggi.

Kelurahan Arab Melayu, yang terletak di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, memiliki potensi yang signifikan terutama di bidang kebudayaan, pariwisata sejarah, dan ekonomi kreatif. Berada di seberang Kota Jambi (Sebarang Kota Jambi), wilayah ini merupakan jantung sejarah dan kebudayaan Melayu di Kota Jambi.

Potensi Kelurahan Arab Melyu

Berikut adalah potensi utama Kelurahan Arab Melayu:

1. Potensi Wisata Sejarah dan Budaya (Heritage)

  • Kawasan Kampung Arab Melayu: Wilayah ini dikenal sebagai salah satu pusat pemukiman tertua, yang menonjolkan arsitektur rumah tradisional Melayu Jambi dan nuansa religius yang kental.
  • Pemakaman Arab Melayu: Adanya pemakaman bersejarah di kawasan ini, khususnya di Tahtul Yaman, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata ziarah atau open air museum yang menarasikan sejarah kedatangan dan peranan komunitas Arab-Melayu di Jambi.
  • Revitalisasi Kawasan: Pemerintah Kota Jambi melakukan revitalisasi untuk memperkuat posisi Kampung Arab Melayu dan Kampung Cina sebagai simbol harmonisasi budaya dan destinasi wisata sejarah terpadu.

2. Potensi Ekonomi Kreatif dan Industri Rumah Tangga

  • Pusat Industri Kreatif: Berdasarkan data, kawasan ini memiliki basis industri yang cukup padat, termasuk industri besar/sedang dan puluhan industri rumah tangga, yang menjadi penggerak ekonomi lokal.
  • Perdagangan: Mayoritas penduduk asli Arab Melayu berprofesi sebagai pedagang dan pengusaha, yang memperkuat sektor perdagangan di wilayah tersebut.

3. Potensi Sosial dan Infrastruktur

  • Interaksi Budaya: Wilayah ini mewakili harmonisasi budaya, sering dikaitkan dengan kawasan seberang kota yang kental dengan nuansa religius dan tradisional, menjadikannya unik di Kota Jambi.
  • Geografis: Berada di tepi sungai, yang secara historis merupakan jalur perdagangan utama di Jambi.

4. Pengembangan Lingkungan (Bank Sampah)

  • Terdapat inisiatif pengembangan bank sampah di Kelurahan Arab Melayu, yang berpotensi meningkatkan pengelolaan lingkungan dan menciptakan nilai ekonomi dari limbah. [1]

Secara keseluruhan, Kelurahan Arab Melayu berpotensi besar menjadi pusat wisata sejarah dan kuliner berbasis budaya, terutama dengan dukungan revitalisasi yang menghubungkan kawasan ini dengan jembatan Gentala Arasy

Kondisi Penduduk

Kondisi penduduk di Kelurahan Arab Melayu tergolong padat dengan struktur yang relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan. Adapun jumlah penduduk Kelurahan Arab Melayu adalah :

  • Laki-laki : 1.673 jiwa
  • Perempuan : 1.690 jiwa
  • Total penduduk : 3.363 jiwa

Dengan jumlah tersebut, Kelurahan Arab Melayu memiliki kepadatan penduduk sangat tinggi di wilayah Kecamatan Pelayangan. Secara umum mata pencaharian masyarakat di Kelurahan Arab Melayu bergerak di sektor perdangangan, jasa, dan aktivitas ekonomi skala kecil.


Sarana dan Prasarana,

Dalam Kelurahan Arab Melayu memiliki fasilitas yang mendukung kebutuhan dasar masyarakat. Berikut fasilitas yang terdapat di Kelurahan Arab Melayu :

  • Fasilitas Pendidikan

Masyarakat memiliki akses terhadap fasilitas pendidikan formal yang berada di sekitar wilayah Kecamatan Pelayangan. Selain itu, terdapat pula fasilitas pendidikan non-formal berupa Rumah Baca Jambi Kota Seberang yang dimanfaatkan sebagai tempat pendampingan belajar anak-anak.

  • Fasilitas Kesehatan

Tersedia layanan kesehatan berbasis masyarakat seperti Posyandu yang aktif dalam pelayanan ibu dan anak, serta kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi Lansia

  • Apotek: tersedia (± 1 unit)
  • Puskesmas: tidak ada di kelurahan
  • Rumah Sakit: tidak tersedia di Kecamatan

Sementara itu, dari sisi prasarana dasar, masyarakat telah menikmati akses terhadap listrik, air bersih, sanitasi (MCK), serta jalan lingkungan yang memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Dukungan

Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Jambi, aktif menerima dan menyalurkan berbagai bentuk dukungan. Dukungan terbaru difokuskan pada penanganan pasca kebakaran di RT 06 serta persiapan lomba kelurahan. Pihak pemerintah kota, dinas terkait, dan lembaga sosial seperti BAZNAS turut serta memberikan bantuan logistik dan sosial kepada warga terdampak.

Dukungan Terbaru Kelurahan Arab Melayu (April 2026):

  • Bantuan Korban Kebakaran: Peninjauan langsung dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di RT 06, termasuk bantuan dari BAZNAS Kota Jambi dan Satpol PP Kota Jambi.
  • Lomba Kelurahan: Menerima kunjungan tim penilai dalam rangka kegiatan Lomba Kelurahan tingkat kecamatan/kota.
  • Pembangunan Infrastruktur: Ketua DPRD Kota Jambi memastikan perbaikan infrastruktur, seperti penerangan jalan, di wilayah tersebut. 

Pihak kelurahan, yang dikabarkan di Instagram, berperan aktif dalam memfasilitasi kebutuhan warga dan menerima kunjungan dinas. 

  • Ketua DPRD Kota Jambi Pastikan Jalan di Arab Melayu ...

    8 Mar 2026 — Pada kesempatan itu, Kemas Faried mengapresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas kesehat...

    imcnews.id

  • 22 April 2026 Kabid Linmas Satpol PP Kota Jambi melakukan ...

    23 Apr 2026 — ... Jambi melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasca kebakaran di RT. 06 Kel. Arab Melayu Kec. Pelayangan sekaligus menyalurkan...

    • Dampak Budaya dan Ekonomi:
      • Kelurahan ini merupakan pusat kebudayaan Arab-Melayu yang kental di Seberang Kota Jambi.
      • Adanya kegiatan ekonomi kreatif industri rumah tangga, terutama produksi batik.
    • Dampak Lingkungan dan Pemberdayaan:
      • Adanya upaya peningkatan pengelolaan sampah seiring dengan peningkatan jumlah penduduk.
      • Terjadi dampak positif berupa pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi kerajinan tangan.

    Situasi di Kelurahan Arab Melayu menunjukkan dualitas, yaitu sebagai kawasan yang kaya budaya dan ekonomi kreatif, namun memiliki risiko tinggi terhadap bencana akibat kepadatan pemukiman

  • Kegiatan Keagamaan (Pengajian ibu-ibu, yasinan, dan majelis taklim)
  • Kegiatan sosial budaya (Gotong royong dan latohan kompangan)


Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan berbasis keluarga dan komunitas. Keberadaan program Kampung KB juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, pendidikan, serta keharmonisan sosial. Selain kegiatan-kegiatan tersebut, masih banyak aktivitas lain yang berkembang di masyarakat dan berkontribusi dalam menjadikan Kampung Lestari di Kelurahan Arab Melayu sebagai lingkungan yang lebih berkualitas, mandiri, dan berdaya saing.

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
3146
Jumlah Kepala Keluarga
3396
Jumlah PUS
496
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
108
Keluarga yang Memiliki Remaja
117
Keluarga yang Memiliki Lansia
88
Jumlah Remaja
558
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
410
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
83

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Nasaruddin
197203141998021003
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 12 orang pokja terlatih
dari 15 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Tidak Ada
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Belum Diisi

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Triwulan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi:
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0