Pemantauan dan KIR bagi Bumil dalam upaya pencegahan Stunting

Cempaka
Dipublikasi pada 09 February 2026

Deskripsi

Pemantauan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan (KIR) pada Ibu Hamil (Bumil) adalah langkah krusial dalam pencegahan stunting karena kondisi janin sangat bergantung pada kesehatan ibu selama masa kehamilan. Upaya ini difokuskan pada deteksi dini risiko kekurangan gizi dan gangguan pertumbuhan janin agar intervensi dapat segera dilakukan. 

Protokol Pemeriksaan Kehamilan (ANC)

Pemerintah melalui  menetapkan standar minimal 6 kali pemeriksaan selama masa kehamilan untuk mencegah stunting: 

  • Trimester I (1 kali): Fokus pada pemeriksaan dokter dan USG awal untuk mendeteksi dini risiko kehamilan.
  • Trimester II (2 kali): Pemantauan pertumbuhan janin secara berkala.
  • Trimester III (3 kali): Persiapan persalinan dan pemantauan berat badan janin yang intensif. 

Komponen Pemantauan & KIR Utama

Selama pemeriksaan, tenaga kesehatan melakukan serangkaian prosedur KIR untuk memastikan ibu tidak mengalami kondisi yang memicu stunting pada bayi: 

  1. Pengukuran LILA (Lingkar Lengan Atas): Untuk mendeteksi Kurang Energi Kronis (KEK). Ibu dengan LILA < 23,5 cm berisiko tinggi melahirkan bayi stunting.
  2. Pemantauan Berat Badan: Memastikan kenaikan berat badan ibu sesuai dengan usia kehamilan guna menunjang nutrisi janin.
  3. Pemeriksaan Laboratorium: Meliputi cek Hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi anemia, serta cek protein urin dan gula darah. Anemia pada bumil adalah faktor risiko utama stunting.
  4. Pemberian TTD (Tablet Tambah Darah): Minimal 90 tablet selama kehamilan untuk mencegah anemia defisiensi besi.
  5. USG (Ultrasonografi): Dilakukan minimal 2 kali oleh dokter untuk memantau kesejahteraan janin, detak jantung, dan posisi plasenta. 

Mengapa Pemantauan Ini Penting?

Pencegahan stunting harus dimulai sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dimulai sejak pembuahan dalam rahim. Jika bumil mengalami kurang gizi atau sakit selama kehamilan tanpa terpantau (KIR), bayi berisiko lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) atau mengalami hambatan pertumbuhan yang sulit diperbaiki setelah lahir. 

Perlu dilakukan pemantauan status gizi pada ibu hamil karena ditemukan ibu pendek, berat badan tidak sesuai dengan usia kehamilan 

Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 39
Minggu ini: 50
Bulan ini: 63
Total: 270