Pendampingan dan Bimbingan Calon Pengantin
Cempaka
Dipublikasi pada
07 April 2026
Deskripsi
Screening kesehatan pranikah adalah serangkaian pemeriksaan
medis (darah, urine, fisik, dan infeksi menular) yang disarankan 3-6 bulan
sebelum menikah untuk mendeteksi penyakit menular, kelainan genetik, serta
memastikan kesiapan kesehatan reproduksi. Tujuannya adalah mencegah penularan
penyakit dan komplikasi pada janin/keturunan, menciptakan keluarga sehat dan
berkualitas.
Berikut adalah komponen penting screening kesehatan bagi
calon pengantin (catin):
- Pemeriksaan
Fisik: Meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan
darah, IMT (Indeks Massa Tubuh), dan lingkar lengan atas bagi calon
pengantin perempuan
.
- Pemeriksaan
Dasar: Meliputi pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan golongan
darah/Rhesus.
2. Pemeriksaan
Laboratorium (Tes Darah & Urine)
- Skrining
Penyakit Menular: Triple eliminasi (HIV, Sifilis, dan Hepatitis
B) untuk mencegah penularan kepada pasangan dan janin.
- Skrining Penyakit Darah/Genetik: Pemeriksaan talasemia dan
anemia.
- Pemeriksaan Diabetes: Gula darah untuk mendeteksi
diabetes melitus, yang dapat memengaruhi kehidupan seksual dan reproduksi.
- Tes Urine: Pemeriksaan urine rutin.
- Tes
TORCH (Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes): Penting
bagi wanita untuk memeriksa infeksi yang berisiko menyebabkan keguguran
atau cacat janin.
- Imunisasi TT (Tetanus Toxoid): Sesuai anjuran untuk mencegah
tetanus neonatorum pada bayi.
- Konseling Kesehatan Reproduksi: Edukasi mengenai kesehatan
seksual dan kesiapan fisik/mental.
- Konseling
Gizi: Pencegahan anemia dan pengaturan gizi untuk persiapan
kehamilan.
Screening ini dapat dilakukan di Puskesmas, Rumah Sakit,
atau fasilitas kesehatan swasta. Pemeriksaan lebih awal memberikan waktu untuk
pengobatan atau penanganan jika ditemukan masalah kesehatan.
Sesi Kegiatan Perlindungan