Gambaran Umum
A. SEJARAH
DESA
Desa Loka Jaya adalah
merupakan desa eks transmigrasi. Desa Lokajaya pada awalnya mempunyai Nama yaitu PLANCU INDAH dan merupakan Daerah Perbukitan dan Hutan Belantara yang di sebut RIMBA TAJAU.
Pada tahun 1991 – 1992 oleh Pemerintah dibukalah Lahan Transmigrasi Kebun
Kelapa Sawit ( PIR TRANS UPT 1 BALIN ), yang masyarakatnya merupakan penduduk
Lokal (asli dari Sumatera) dan pendatang dari Pulau Jawa. Pada Waktu itu
beberapa Tokoh masyarakatnya
mengadakakan Musyawarah dan Mufakat untuk merubah nama PLANCU INDAH
menjadi LOKAJAYA ( Singkatan dari : LOKAL, JAKARTA, YOGYAKARTA ). Sehingga pada
Tahun 2000 PIR TRANS UPT 1 SP1, baru di rubah dan di resmikan menjadi Desa
Depenitif dalam Kecamatan Keluang.
Desa Lokajaya terletak disebelah Barat Ibukota Kecamatan Keluang dengan
Jarak Tempuh ± 9 KM, dan menuju Kabupaten / Kota ± 45 KM.
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman Desa Loka jaya, telah terjadi 5 (Lima) pergantian Kepemimpinan Kepala Desa :
I.
Kepala
Desa Yang Pertama : SUGIARTO ( Tahun 1993 s/d 1994)
II.
Kepala
Desa Yang Kedua : H. SUHENDI (Tahun
1994 s/d 2000 )
III.
Kepala
Desa Yang Ketiga : H.
MUHDALADIN (Tahun
2000 s/d 2008 )
IV.
Kepala
Desa Yang Keempat : HENDRI. H (
Tahun 2008 s/d 2021 )
V.
Kepala
Desa Yang Kelima : SUPRIYONO ( Tahun 2021 s/d 2027 )
B. LETAK GEOGRAFIS
Secara geografis Desa LOKA JAYA berbatasan wilayah dengan :
|
Batas |
Desa |
Kecamatan |
|
Sebelah
Utara |
Desa Dawas |
Keluang |
|
Sebelah
Selatan |
Desa Mekar
Sari |
Keluang |
|
Sebelah
Timur |
Kelurahan
Keluang |
Keluang |
|
Sebelah
Barat |
Desa Talang Leban |
Batang Hari Leko |
Luas wilayah Desa Loka Jaya menurut penggunaannya adalah ± 1.821 Ha yang
terdiri dari :
|
Luas tanah
pemukiman perkarangan rakyat |
250
Ha |
|
Luas tanah
perkebunan rakyat |
1.553,5 Ha |
|
Luas tanah kuburan |
3 Ha |
|
Luas tanah
perkantoran |
2 Ha |
|
Luas tanah desa |
7,5 Ha |
|
Luas tanah lainnya/Rawa |
5 Ha |
Dari luas wilayah Desa Loka Jaya diatas untuk luas tanah lahan hanya
perkiraan oleh karena belum di ukur secara akurat. Dilihat secara umum
keadaannya merupakan daerah dataran rendah dan tidak berbukit - bukit yang
dialiri oleh sungai dan rawa-rawa, beriklim tropis hal tersebut mempengaruhi
pola perekonomian penduduk setempat.