Pembinaan BKR

PAMMESAKANG
Dipublikasi pada 04 May 2026

Deskripsi

Tujuan utama pembinaan Bina Keluarga Remaja (BKR) terkait perilaku berisiko adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam membimbing anak remaja mereka agar terhindar dari berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan. Melalui program dari bangga kencana  ini, orang tua difasilitasi untuk menjadi benteng utama dalam mendeteksi dan mencegah perilaku negatif pada remaja usia 10–24 tahun

tujuan spesifik pembinaan BKR dalam menghadapi perilaku berisiko:
1. Membentengi Remaja dari Tiga Risiko Utama (Triad KRR)
Pembinaan difokuskan agar orang tua mampu mengedukasi dan menjaga anak mereka dari tiga ancaman krusial kesehatan reproduksi remaja (KRR), yaitu:
  • Pencegahan Pernikahan Dini: Mendorong remaja merencanakan masa depan dan tidak terburu-buru menikah sebelum usia matang (minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki).
  • Pencegahan Seks Pranikah: Membekali orang tua dengan keterampilan komunikasi seputar kesehatan reproduksi remaja untuk mencegah perilaku seksual berisiko. 
  • Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA: Memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai bahaya narkotika, psikotropika, zat adiktif, serta minuman beralkohol. 
  • 2. Mencegah Kenakalan dan Tindakan Berbahaya Lainnya
    Selain aspek kesehatan reproduksi, pembinaan BKR juga bertujuan melatih orang tua dalam memantau dan mengarahkan perilaku sosial anak guna menghindari: 
    • Tawuran antar pelajar atau kekerasan fisik.
    • Aksi perundungan (bullying) baik di sekolah maupun media sosial.
    • Perilaku berkendara yang berbahaya (ngebut/balapan liar).
    3. Membangun Pola Komunikasi Positif antara Orang Tua dan Remaja
    • Menghilangkan Tabu: Melatih orang tua agar dapat berdiskusi secara terbuka mengenai perubahan fisik, psikologis, dan dorongan seksual yang dialami anak selama pubertas. 
    • Pengasuhan yang Suportif: Mengubah pola asuh yang kaku menjadi lebih persuasif, sehingga remaja menjadikan orang tua sebagai tempat bercerita utama saat menghadapi masalah, bukan melarikan diri ke lingkungan yang salah4. Menyiapkan Remaja Menjadi Generasi Berencana (GenRe)
      Membantu orang tua mengarahkan anak agar memiliki perencanaan hidup yang matang, mulai dari menyelesaikan pendidikan, meniti karier, hingga membangun kesiapan mental untuk kehidupan berkeluarga di masa depan
    • 4. Menyiapkan Remaja Menjadi Generasi Berencana (GenRe)
      Membantu orang tua mengarahkan anak agar memiliki perencanaan hidup yang matang, mulai dari menyelesaikan pendidikan, meniti karier, hingga membangun kesiapan mental untuk kehidupan berkeluarga di masa depan

Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias peserta cukup baik.

Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0