Gambaran Umum


 

 GAMBARAN UMUM

Kata “Selat” merujuk pada kondisi geografis yaitu laut yang diapit oleh dua pulau, karena wilayah Selat Nasik meliputi dua buah pulau besar yang saling berhadapan yaitu Pulau Mendanau dan Pulau Batu Dinding. Sedangkan kata “Nasik” merupakan penyebutan kata “Nasi” dalam dialek melayu. Konon ceritanya dahulu kala pelabuan Selat Nasik sekarang ini merupakan tempat persinggahan bagi kapal-kapal yang berlayar jauh. Kapal – kapal tersebut berlabuh di Selat Nasik untuk menanak “Nasi”, sehingga lama-kelamaan tempat persinggahan tersebut diberi nama “Selat Nasi”. Karena Bahasa yang digunakan Orang Belitung ialah Bahasa melayu maka penyebutan kata ”Nasi” bergeser menjadi “Nasik” sehingga sebutan yang sebelumnya “Selat Nasi” berubah menjadi “SELAT NASIK”.

 

VISI

“Menjadikan Desa Selat Nasik Menjadi Desa Maju di Tahun 2026”

 

MISI

-       Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

-       meningkatkan kualitas hidup manusia kesehatan, pendidikan, dll

-       menanggulangi kemiskinan

-       menjamin tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa dilakukan secara transparan dan akuntabel

-       meningkatkan pelayanan publik (ktp, kk, dll)

-       melestarikan adat istiadat

 

 

GEOGRAFIS DESA

Kode Desa/Kelurahan                        : 1902032001

Luas Wilayah                                      : 60481 Hektar

Koordinat Bujur                                   : 107.425

Koordinat Lintang                                : -2.851593

Ketinggian Diatas Permukaan Laut    : 30 Meter

 

Dengan Batas-batas Sebagai Berikut:

Sebelah Utara                                     : Laut Natuna

Sebelah Selatan                                 : Desa Petaling

Sebelah Timur                                    : Kecamatan Tanjungpandan

Sebelah Barat                                     : Selat Gaspar

 

 

Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
2354
Jumlah Kepala Keluarga
797
Jumlah PUS
420
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
172
Keluarga yang Memiliki Remaja
450
Keluarga yang Memiliki Lansia
234
Jumlah Remaja
605
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
315
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
105

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Belum Diisi

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Dana Desa
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
YOHANES DINAR SETYA ADI
0
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Gubernur
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 2 orang pokja terlatih
dari 5 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Tahunan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Tahunan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0