Pendampingan Pasca Persalinan
KUAP
Dipublikasi pada
05 March 2026
Deskripsi
Tim Pendamping Keluarga (TPK) adalah kelompok tenaga bentukan BKKBN yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader KB. Fokus utamanya adalah melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting, meliputi calon pengantin, ibu hamil, pasca persalinan, dan balita, guna menurunkan angka stunting di Indonesia.
Pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada ibu pasca persalinan bertujuan memastikan kesehatan fisik dan mental ibu, memantau tumbuh kembang bayi, serta mencegah stunting. Pendampingan ini difokuskan pada pemulihan ibu nifas, edukasi perawatan bayi, dukungan psikologis, dan pemilihan alat kontrasepsi.
Fokus Utama Pendampingan
- Pemantauan Kesehatan Ibu: Memastikan ibu menjalani kunjungan nifas (KF) minimal 3 kali dan mendeteksi dini tanda bahaya pasca salin (seperti pendarahan hebat atau demam tinggi).
- Dukungan Laktasi: Memberikan edukasi dan pendampingan untuk menyusui secara eksklusif serta perawatan payudara.
- Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP): Membantu ibu dan pasangan memilih dan mendapatkan akses kontrasepsi, khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) untuk mengatur jarak kehamilan.
- Perawatan Bayi Baru Lahir: Mengedukasi keluarga mengenai imunisasi, memandikan bayi, menjaga tali pusar, serta memantau tumbuh kembang dan berat badan bayi.
Sesi Kegiatan Keagamaan