Kegiatan Aksi Menanam Jagung yang terintegrasi dengan pelaksanaan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Kampung Keluarga Berkualitas Tanjung Lebar merupakan upaya nyata dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga sekaligus pencegahan stunting berbasis pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan kosong untuk ditanami jagung sebagai salah satu sumber pangan bergizi yang mudah diolah dan memiliki nilai ekonomi.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan lahan, penanaman bibit jagung, serta perawatan tanaman yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat, kader, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Dalam proses ini, peserta juga diberikan edukasi mengenai teknik budidaya jagung yang baik, sehingga hasil panen dapat optimal dan berkelanjutan.
Hasil panen jagung kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam kegiatan DASHAT, yaitu pengolahan makanan sehat dan bergizi bagi keluarga, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jagung diolah menjadi berbagai menu sehat seperti bubur jagung, olahan camilan bergizi, maupun makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi anak.
Melalui integrasi Aksi Menanam Jagung dengan program DASHAT, masyarakat tidak hanya diajak untuk meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga diberikan pemahaman tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan keluarga, memperbaiki pola konsumsi, serta berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Kampung Keluarga Berkualitas Tanjung Lebar.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pembangunan keluarga. Dengan adanya kolaborasi antara kegiatan pertanian dan pengolahan pangan, Kampung Keluarga Berkualitas Tanjung Lebar semakin menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.