Gambaran Umum


Kelurahan Landasan Ulin Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pembentukan dan Pemecahan Kelurahan Dalam Wilayah Kota Banjarbaru. Kelurahan Landasan Ulin Tengah merupakan salah satu kelurahan induk dan pada tahun 2008 terjadi pemekaran kelurahan menjadi Kelurahan Landasan Ulin Tengah dan Landasan Ulin Utara. Kelurahan Landasan Ulin Tengah secara wilayah termasuk dalam lingkup Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru, berjarak sekitar ± 9 km dari pusat pemerintahan Kota Banjarbaru.

Sesuai dengan konsep tata ruang wilayah Kota Banjarbaru bahwa Kelurahan Landasan Ulin Tengah merupakan kawasan perumahan/permukiman dan pergudangan/industri. Luas Wilayah Kelurahan Landasan Ulin Tengah  adalah 1.818,00 Ha yang terbagi dalam 3 Rukun Warga (RW) dan 16 Rukun Tetangga (RT). Penggunaan luas lahan di Kelurahan Landasan Ulin Tengah  dapat dilihat pada peta berikut :


·         Sebelah Utara

:

Kelurahan Landasan Ulin Utara

·         Sebelah Timur

:

Kelurahan Landasan Ulin Timur Kecamatan Landasan Ulin

·         Sebelah Selatan

:

Kelurahan Landasan Ulin Selatan Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati

·         Sebelah Barat

:

Kelurahan Landasan Ulin Barat

 

Landasan Ulin Tengah adalah salah satu kelurahan di kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Kelurahan Landasan Ulin Tengah merupakan kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak ke dua setelah Kelurahan Landasan Ulin Utara dengan kepala Keluarga berjumlah 2.843 KK.

Dengan jumlah penduduknya yang lumayan banyak dan padat, maka dipandang perlu untuk membentuk Kampung KB di lokus Kelurahan Landasan Ulin Tengah, yang diharapkan dengan adanya kampung KB akan terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga dalam seluruh dimensinya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

Sebagai sebuah pendekatan pembangunan yang bersifat universal, dan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengoptimalkan penyelenggaraan pemberdayaan penguatan institusi keluarga, maka perlu didorong penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas dari lintas sektor.

Kedepannya, dengan adanya kampung KB Indeks Pembangunan Keluarga yang melibatkan peran dan fungsi keluarga untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang diukur melalui dimensi Ketentraman, Kemandirian dan Kebahagiaan keluarga dapat tercapai.



Struktur Badan Pengurus


Statistik Kampung


Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Jumlah Jiwa
8475
Jumlah Kepala Keluarga
2843
Jumlah PUS
1749
Persentase Partisipasi Keluarga dalam Poktan (Kelompok Kegiatan)

Keluarga yang Memiliki Balita
528
Keluarga yang Memiliki Remaja
768
Keluarga yang Memiliki Lansia
208
Jumlah Remaja
1536
PUS dan Kepesertaan Ber-KB
Total
1329
PUS dan ketidaksertaan Ber-KB
Total
420

Sarana dan Prasarana


Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)
UPPKA

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA)

Ada

Sekretariat Kampung KB
Sekretariat KKB

Sekretariat Kampung KB

Ada

Rumah Data Kependudukan Kampung KB
Rumah Dataku

Rumah Data Kependudukan Kampung KB

Ada

Bina Keluarga Balita (BKB)
BKB

Bina Keluarga Balita (BKB)

Ada

Bina Keluarga Lansia (BKL)
BKL

Bina Keluarga Lansia (BKL)

Ada

Bina Keluarga Remaja (BKR)
BKR

Bina Keluarga Remaja (BKR)

Ada

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
PIK R

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)

Ada

DASHAT

Dapur Sehat Atasi Stunting

Ada

Dukungan Terhadap Kampung KB


Sumber Dana Ya,
APBN
APBD
Donasi/ Hibah Masyarakat
Perusahaan (CSR)
Swadaya Masyarakat
Kepengurusan/pokja KKB Ada
SK pokja KKB Ada
PLKB/PKB sebagai pendamping dan pengarah kegiatan Ada,
Nurul Hasanah, S.Pd
19970817 202421 2 006
Regulasi dari pemerintah daerah Ada,
Surat Keputusan/Instruksi/Surat Edaran dari Bupati/Walikota
SK Kecamatan tentang Kampung KB
SK Kepala Desa/Lurah tentang Kampung KB
Pelatihan sosialisasi bagi Pokja KKB Ada
Jumlah anggota pokja yang sudah terlatih/tersosialisasi pengelolaan KKB 13 orang pokja terlatih
dari 13 orang total pokja
Rencana Kegiatan Masyarakat Ya
Penggunaan data dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan Ya,
PK dan Pemutahiran Data
Data Rutin BKKBN
Potensi Desa
Data Sektoral
Lainnya

Mekanisme Operasional


Rapat perencanaan kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Rapat koordinasi dengan dinas/instansi terkait pendukung kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Sosialisasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Ada, Frekuensi: Bulanan
Penyusunan Laporan Ada, Frekuensi: Bulanan
Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0