BKB AMANAH
Deskripsi
KEGIATAN BKB AMANAH KAMPUNG KB KEMBANG TANJUNG
KELURAHAN:TANJUNG
KECAMATAN:PURWOKERTO SELATAN
HARI,TGL : JUMAT 10 APRIL 2026
MATERI ; POKJA CINTA KASIH
DESKRIPSI :
📘POLA ASUH UNTUK MEMBENTUK KARAKTER POSITIF PADA ANAK
Berikut ini adalah 5 prinsip pola asuh atau parenting yang bisa orang tua terapkan untuk membantu membentuk karakter positif pada anak:
1. Jadi panutan yang baik bagi anak
Anak merupakan peniru yang jitu. Oleh karena itu, untuk membentuk karakter positif anak, orang tua perlu untuk melakukan kebaikan agar bisa dijadikan panutan. Contoh hal-hal baik yang perlu diperlihatkan kepada Si Kecil adalah terbiasa berkata jujur, berperilaku santun terhadap orang lain, serta membantu orang lain tanpa mengharap imbalan.
Selain itu, tunjukkan juga kepadanya bagaimana cara hidup sehat, misalnya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari, menyikat gigi setelah makan dan menjelang tidur, serta membuang sampah pada tempatnya. Dengan demikian, anak juga terbiasa untuk menerapkan pola hidup sehat.
2. Jangan terlalu memanjakan anak
Agar Si Kecil tidak menjadi anak yang manja, orang tua harus memilah mana hal yang perlu dituruti dan tidak. Sebagai contoh, jangan turuti kemauan Si Kecil ketika ia menangis karena ingin menonton televisi di waktu tidur malam, meminta dibelikan sesuatu yang tidak dibutuhkan, atau merengek untuk bermain gadget
Meski mendisiplinkan anak dapat membentuk karakter yang baik pada dirinya, jangan memarahi atau memukul ketika si Kecil berbuat kesalahan, Tegurlah dengan lembut tetapi tegas dan berikan pemahaman ketika ia melakukan kesalahan. Jangan lupa berikan pujian saat ia berhasil melakukan sesuatu yang baik.
3. Luangkan waktu untuk anak setiap hari
Anak mungkin saja bersikap buruk karena ingin diperhatikan oleh orang tuanya. Jadi, sesibuk apa pun orang tua coba sempatkan waktu untuk terlibat dalam kehidupan Si Kecil. Namun, bukan berarti kalian berdua harus terus-menerus berada di sampingnya,
Family time bisa dilakukan dengan sarapan bersama, mengantarnya ke sekolah, datang ke acara yang dilakukan Si Kecil, atau berbincang sebelum tidur mengenai kegiatan yang dilakukannya seharian.
4. Tumbuhkan sifat kemandirian pada anak
Melatih anak agar mandiri dapat ditanamkan dengan cara memberikannya kepercayaan, kesempatan, dan apresiasi. Misalnya, mengajarkan Si Kecil merapikan mainan dan tempat tidurnya sendiri atau membiasakan ia menyiapkan bekal sekolahnya sendiri.
Saat Si Kecil memasuki masa remaja, Bunda dan Ayah bisa mendukung dan membantunya menyelesaikan masalah pribadinya dengan cara berdiskusi dan mengarahkan pikirannya untuk mengambil sikap terbaik.
Pahamilah bahwa prinsip parenting ini tidak mudah untuk dilakukan anak. Jadi, tunjukkan apresiasi dan kasih sayang Bunda dan Ayah pada setiap usaha serta keberhasilannya. Saat mereka gagal atau berbuat salah, jangan mengejeknya apalagi membandingkan dirinya dengan anak-anak lain.
5. Tentukan peraturan di rumah dengan menyertai alasannya
Bunda dan Ayah perlu untuk menerapkan prinsip parenting dengan aturan yang bisa membantu anak belajar mengendalikan diri serta membedakan perilaku baik dan buruk. Ketika membuat peraturan, Bunda dan Ayah juga perlu menjelaskan alasan mengapa peraturan tersebut dibuat.
Peraturan yang bisa diterapkan misalnya, membatasi penggunaan gadget karena penggunaan gadget terlalu lama bisa merusak mata atau menggunakan listrik seperlunya untuk menghemat biaya.
Menerapkan prinsip parenting di atas memang tidak semudah yang dibayangkan. Namun, orang tua harus berusaha untuk tetap konsisten dalam menerapkan hal-hal di atas, meskipun ada keterbatasan waktu ataupun tenaga.
Orang tua juga harus paham bahwa lingkungan dan usia bisa memengaruhi perilaku anak. Jadi, terapkan pola asuh sesuai usia dan perkembangan buah hati kalian,