Kegiatan BKL NGUDI WARAS

KAMPUNG KB KEMBANG TANJUNG
Dipublikasi pada 27 August 2025

Deskripsi

KEGIATAN BKL NGUDI WARAS Kampung KB Kembang Tanjung
Kel : Tanjung
Kec : Purwokerto Selatan
Hari/Tgl : Sabtu, 9 Agustus 2025

DESKRIPSI
🥦 Terapi Brokoli: Sahabat Alami Penurun Asam Urat 🥦

Brokoli sering kita lihat hanya sebagai sayuran hijau biasa. Padahal, di balik bentuknya yang sederhana, brokoli menyimpan manfaat luar biasa terutama bagi para lansia yang rentan dengan masalah asam urat.

1. **Brokoli rendah purin, aman untuk asam urat.**
   Menurut ulasan Jakše dkk. (2019), kandungan purin dalam brokoli hanya sekitar 70 mg/100 g, jauh lebih rendah dari makanan tinggi purin seperti jeroan atau seafood. Artinya, brokoli aman dikonsumsi lansia penderita hiperurisemia.

2. **Kaya vitamin C dan antioksidan.**
   Vitamin C dalam brokoli membantu membuang kelebihan asam urat melalui urin (efek urikosurik). Penelitian Yuswantina dkk. (2013) bahkan membuktikan bahwa jus brokoli 10–15% bisa menurunkan kadar asam urat pada tikus, sebanding dengan vitamin C.

3. **Sulforafana, senjata alami brokoli.**
   Senyawa aktif sulforafana dalam brokoli terbukti menurunkan kadar asam urat dengan cara mengurangi pembentukan dan meningkatkan pembuangannya lewat ginjal. Studi Wang dkk. (2023) menunjukkan sulforafana mampu memperbaiki keseimbangan metabolisme dan mengurangi peradangan pada tikus dengan hiperurisemia.

4. **Cara olah menentukan manfaat.**
   Menurut Miškec dkk. (2025), mengukus brokoli adalah cara terbaik untuk menjaga zat aktif seperti fenol dan antioksidan tetap utuh. Jadi, cukup kukus sebentar, gizinya tidak hilang dan manfaatnya tetap maksimal.

👉 **Cara sederhana mengolah brokoli kukus:**

* Pilih brokoli yang segar, berwarna hijau tua, dan padat.
* Segera sebelum hj Hb dimasak, rendam brokoli dengan posisi kepala menghadap ke bawah dalam air dingin bergaram (1 sdt garam untuk 8 gelas air) selama 5 menit. Hewan-hewan kecil yang mungkin tersembunyi akan mengapung ke permukaan sehingga mudah dibersihkan.
* Bilas kembali dengan air mengalir, lalu potong menjadi kuntum kecil.
* Rebus air dalam panci, letakkan brokoli di atas kukusan.
* Kukus selama 3-5 menit saja, jangan terlalu lama agar warnanya tetap hijau cerah dan kandungannya tidak hilang.
* Sajikan hangat tanpa tambahan bumbu, karena rasanya sudah enak secara alami.

Brokoli bukan obat pengganti, tetapi bisa menjadi “sahabat alami” dalam menjaga kesehatan lansia. Dengan konsumsi rutin, terutama dalam bentuk kukusan, brokoli dapat membantu mengurangi risiko nyeri sendi akibat asam urat, sekaligus menjaga daya tahan tubuh, pencernaan, hingga kesehatan jantung.

Ingatlah, kadang “obat terbaik” justru ada di piring makan kita sendiri. 🥦✨
Sesi Kegiatan Lainnya

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 637
Minggu ini: 1.197
Bulan ini: 1.350
Total: 4.594