Gambaran Umum
Kampung KB Merupakan salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh di lini lapangan.Kampung KB merupakan salah satu bentuk /model miniatur pelaksanaan total program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh mitra kerja, stekholders instansti terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di tingkatan pemerintahan kampung KB.
1.1 GAMBARAN
UMUM KAMPUNG KB TONASA
Kampung KB
Tonasa Desa Tonasa, terletak di Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Provinsi
Sulawesi Selatan,yang jarak ke Ibukota kabupaten Kurang lebih 94 km. Desa Tonasa terbagi 7 Dusun yaitu Dusun
Maroanging, Dusun Buki, Dusun Mangottong, Dusun Parangbo’bo, Dusun Langkowa
Dusun Balang Buki dan Dusun Tonasa dengan Luas wilayah 2125 km² .Dan untuk lokus rumah data kampung KB ada di dusun
Tonasa yang terdiri dari 2 RW dan 4 RT dimana
pekerjaan utama masyarakatnya adalah Petani
- POTENSI
KAMPUNG KB TABBINJAI
Salah
satu potensi kampung KB Desa Tonasa merupakan wilayah paling
potensial untuk usaha pertanian sayuran hortikultura yaitu jenis sayuran
dataran tinggi seperti kentang, tomat, kubis, wortel, dan berbagai jenis
sayuran lainnya serta peternakan sapi dan budidaya ikan air tawar. Hal tersebut
didukung oleh kondisi geografis serta sistem pengairan yang baik. Dukungan
pemerintah daerah untuk pengembangan potensi sumber daya alam tersebut di atas diwujudkan dengan menetapkan wilayah Desa Tonasa
sebagai bagian Kawasan pengembangan sayuran dataran tinggi. Berdasarkan kondisi
desa ini maka akan dijabarkan permasalahan, potensi, hingga daftar Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang diprogramkan untuk 6 (enam)
tahun.
1.2 LETAK
DEMOGRAFI
Desa Tonasa
perbatasan wilayah dengan :
Ø Sebelah
Utara : Kelurahan Tamaona dan Desa
Mamampang
Ø Sebelah
Timur : Desa Mamampang dan Desa Kanreapia
Ø Sebelah
Selatan : Desa
Kanreapia dan Kelurahan Pattapang
Ø Sebelah
Barat : Desa Erelembang dan Kelurahan
Tamaona
1.3 MAKSUD
dan TUJUAN
Dengan di canangkannya Kampung KB Desa Tonasa sebagai kampung KB, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Tonasa dan dengan adanya Program Pembangunan keluarga kependudukan dan Keluaga Berencana(BANGGA KENCANA) masalah kependudukan yang ada dimasyarakat kampung KB Desa Tonasa dapat diatasi khususnya Sosial,Ekonomi,dan Lingkungan.
1.4 Visi dan Misi
1.1 Visi
Berdasarkan
analisis terhadap kondisi obyektif dan potensi yang dimiliki Desa Tonasa dengan
mempertimbangkan kesinambungan
pembangunannya, maka visi Desa Tonasa Tahun
2019-2024 adalah sebagai berikut :
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG AMAN,
SEJAHTERA, RELIGIUS DAN BERPRESTASI DENGAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK”
Visi tersebut memiliki 5 (lima) pokok pikiran yang diuraikan
sebagai berikut :
· Aman, merupakan cita-cita
dan perwujudan masyarakat Desa Tonasa untuk
senantiasa berperan aktif menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan dan ketenteraman
sehingga tercipta suasana yang kondusif dan harmonis di tengah-tengah kehidupan
bermasyarakat.
· Sejahtera,
yaitu merupakan perwujudan masyarakat Desa Tonasa yang terbebas dari
ketergantungan dan ketertinggalan terutama dalam pemenuhan kebutuhan hidup
masyarakatnya baik primer maupun sekunder.
· Religius,
yaitu merupakan cita-cita dan perwujudan masyarakat Desa Tonasa yang memiliki
akhlak mulia dengan meletakan pondasi agama sebagai landasan dalam berpikir dan
bertindak dalam segala aspek kehidupan.
· Berprestasi,
meningkatkan kualitas dan intelektual sumberdaya manusia yaitu kondisi
pemerintah desa dan masyarakat desa dengan sumberdaya manusia yang cerdas dan
berkualitas serta berbudi pekerti yang luhur.
· Tata Kelola Pemerintahan yang Baik,
merupakan pemerintahan yang profesional, jujur, dan
bertanggungjawab dengan memenuhi prinsip-prinsip pelayanan publik yang efektif
dan efisien.
2 Misi
Untuk
mencapai visi Mewujudkan Masyarakat yang Aman, Sejahtera, Religius dan Berprestasi dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik tersebut
diatas, Desa Tonasa telah menetapkan misi sebagai berikut :
1.
Meningkatkan kualitas pelayanan publik
yang baik berdasarkan prinsip-prinsip pelayanan prima dan tata kelola pemerintahan
yang baik.
2.
Meningkatkan pembangunan infrastuktur
untuk menunjang kehidupan masyarakat yang lebih baik.
3.
Meningkatkan potensi pariwisata dan
pertanian dengan bekerjasama dengan lembaga pendidikan, lembaga-lembaga di desa
dan pemberdayaan kelompok UKM.
4.
Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan
organisasi sosial kemasyarakatan menuju terciptanya masyarakat madani
berdasarkan nilai-nilai agama dan kearifan lokal.
5.
Meningkatkan daya saing, prestasi, dan
peran-peran sumber daya
pemuda dalam menentukan dan mengawal pembangunan desa.
6.
Meningkatkan suasana kondusif dan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat.
7.
Meningkatkan perekonomian masyarakat
yang tangguh dan berdaya saing berbasis potensi lokal.