Gambaran Umum
Desa Kunir merupakan wilayah perbukitan yang terletak di Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Berada di lembah rangkaian Pegunungan Muria, desa ini memiliki bentang alam yang memukau dan letak geografis yang strategis sebagai gerbang wisata alam di Jepara Utara.
1. Kondisi Geografis & Demografi
Dengan luas wilayah mencapai 9,38 km2, Desa Kunir memiliki batas wilayah sebagai berikut:
Utara : Desa Tunahan & Desa Watuaji
Selatan : Desa Tempur
Barat : Desa Sumanding (Kecamatan Kembang)
Statistik Penduduk (Data 2025 dari Giscapil):
Desa Kunir memiliki struktur penduduk yang sangat seimbang antara laki-laki dan perempuan, yang menjadi modal sosial kuat dalam pembangunan desa.
Total Penduduk : 2.838 Jiwa
Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 1.131 KK
Laki-laki : 1.429 Jiwa
Perempuan : 1.409 Jiwa
Status Perkawinan : Mayoritas penduduk berstatus Kawin (1.754), diikuti penduduk Belum Kawin (868). Tercatat pula dinamika kependudukan dengan angka Cerai Hidup (79) dan Cerai Mati (202) yang menjadi sasaran program pendampingan keluarga dalam Kampung KB.
2. Potensi Ekonomi & Produk Unggulan
Kehidupan ekonomi masyarakat bertumpu pada sektor Pertanian, Perkebunan, dan UMKM. Sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dengan klasifikasi berkelanjutan serta klasifikasi dalam Indeks Desa Membangun (IDM) pada tingkat mandiri, Desa Kunir berhasil mengoptimalkan hasil buminya menjadi produk bernilai tambah.
Emas Hitam Kunir (Kopi) : Menjadi komoditas unggulan dengan varietas Robusta. Keunikannya terletak pada pengolahan homemade yang menghasilkan cita rasa khas, seperti:
Kopi Nangka: Memiliki aroma buah yang unik.
Kopi Original & Kopi Klethis: Warisan cita rasa lokal yang autentik, dengan teksturnya yang kasar memberikan sensasi unik ketika meminum kopi klethis ini.
Produk UMKM dan Bumdes Desa Kunir juga tidak kalah saing dalam meningkatkan perekonomian warga Desa Kunir. produk unggulan dari UMKM adalah keripik tempe, roti, dan keripik sayur yang saat ini menjadi salah satu penyuplai kebutuhan dapur SPPG di wilayah Kecamatan Keling, Donorojo, Kembang, dan Bangsri. Bumdes Desa Kunir dengan salah satu kegiatannya yaitu greenhouse hidroponik tanaman selada, juga menjadi penyuplai utama kebutuhan SPPG dalam pelaksanaan program prioritas presiden, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdirinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kunir juga menjadi salah satu tumpuan dalam memajukan tingkat perekonomian warga masyarakat. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berperan sebagai jantung perekonomian Desa Kunir melalui tiga fungsi utama:Pilar Permodalan: Menyediakan akses kredit yang adil dan sarana produksi (bibit/pupuk) murah bagi petani dan UMKM untuk memutus ketergantungan pada pinjaman yang memberatkan.
Stabilisator Pasar: Bertindak sebagai agregator yang menyerap hasil panen warga dengan harga layak serta memperluas jangkauan pemasaran melalui pengemasan produk yang lebih profesional.
Motor Kesejahteraan: Mengusung prinsip gotong royong di mana keuntungan koperasi dikembalikan kepada warga dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU), sekaligus mendorong digitalisasi transaksi di desa.
Pilar Permodalan: Menyediakan akses kredit yang adil dan sarana produksi (bibit/pupuk) murah bagi petani dan UMKM untuk memutus ketergantungan pada pinjaman yang memberatkan.
Stabilisator Pasar: Bertindak sebagai agregator yang menyerap hasil panen warga dengan harga layak serta memperluas jangkauan pemasaran melalui pengemasan produk yang lebih profesional.
Motor Kesejahteraan: Mengusung prinsip gotong royong di mana keuntungan koperasi dikembalikan kepada warga dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU), sekaligus mendorong digitalisasi transaksi di desa.