Gambaran Umum
Jomblang adalah desa di kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Letaknya berada di sebelah selatan Kota Blora. Jika dari Kota Blora bisa melalui jalan Simpang Empat Bangkle, melewati pasar kecil yaitu pasar pelem. Jarak tempuh dari Kota Blora kurang lebih 8 km. Masyarakatnya sebagian besar adalah petani,pengrajin dan sisanya buruh.Secara geografis Jomblang berbatasan dengan hutan jati disebelah timur dan selatan,desa Ngampon disebelah barat dan desa Nglaroh di utara.Tanah persawahan dan tegalan sangat luas,namun belum mampu memberikan konstribusi yang kuat bagi perekonomian warga desa.Masih banyak yang harus dibenahi dan disiapkan sarana maupun infrastruktur serta sistem pertanian yang mampu menyesuaikan kondisi.Baik secara geografis maupun sosial masyarakat dan SDM
Desa Jomblang dicanangkan menjadi Kampung KB pada tahun 2018 dengan nama Kampung KB "SIDO RUKUN". Dimana tujuan umum program Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
Desa Jomblang terdiri dari 23 RT dan 3 RW, jumlah KK : 995 KK, jumlah jiwa : 2920 jiwa, jumlah Laki-laki : 1477 jiwa, jumlah Perempuan : 1443jiwa, jumlah PUS : 529 jiwa, jumlah PUS ber-KB : 447 jiwa, jumlah WUS : 726 jiwa. Sama seperti desa yang lainnya kendala dalam peserta KB nya adalah tidak menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang, para ibu-ibu lebih senang menggunakan Pil, Suntik, bahkan ada yang belum ikut KB padahal sudah mempunyai 2 anak dan bahkan lebih.
Potensi yang ada di desa Jomblang adalah :
1. Meubel kayu jati
2. Hasil pertanian seperti : singkong, cabai, kacang hijau, ubi jalar, kacang tanah, jagung, dll
3. Wisata air yaitu bendungan pleret sebagai tempat pemancingan, permainan air, dll.
Dengan dicanangkanya desa Jomblang sebagai Kampung KB diharapkan semua sektor yang tergabung dalam Kampung KB dapat dijalankan baik dalam pembinaan keluarga balita, remaja maupun lansia. dan juga pembinaan kelompok usaha kecil yang tergabung dalam UPPKS, hal ini perlu pembinaan baik dari pemerintah desa maupun lintas sektor yang ada di kabupaten Blora, seperti keterlibatan akfit dari dinas kesehatan melalui bidan desa yang selalu aktif mendampingi saat ada penyuluhan KB, kegiatan bina keluarga balita, sedangkan dari sektor UPPKS yaitu kendala bahan dasar meubel bisa bekerjasama dengan pihak Perhutani yang mengelola hasil dari hutan jati. semoga hal ini bisa berjalan sesuai yang direncanakan atau yang tertuang dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM) Kampung KB "Sido Rukun"