SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT
WARENG
Dipublikasi pada
17 December 2025
Deskripsi
STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Kampung KB adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Program ini merupakan salah satu intervensi gizi sensitif yang krusial dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Berikut adalah 5 Pilar STBM yang diterapkan di wilayah Kampung KB:
- Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS): Memastikan setiap rumah tangga memiliki dan menggunakan jamban sehat agar tidak mencemari lingkungan.
- Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS): Membudayakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir pada waktu-waktu kritis (sebelum makan, setelah dari toilet, dll.).
- Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT): Mengelola air minum dan makanan secara aman untuk mencegah kontaminasi kuman.
- Pengamanan Sampah Rumah Tangga: Mengelola sampah dengan benar (dipilah atau dibuang ke tempatnya) agar tidak menjadi sarang penyakit.
- Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga: Memastikan limbah cair (seperti bekas cucian atau mandi) tidak tergenang dan mencemari sumber air.
Kegiatan STBM di Kampung KB meliputi:
- Pemicuan: Proses mengajak masyarakat menganalisa kondisi sanitasi mereka sendiri hingga muncul kesadaran untuk berubah karena rasa malu atau tidak nyaman.
- Pendataan: Melakukan pemetaan kondisi sanitasi di setiap rumah tangga untuk memantau progres status desa/kelurahan ODF (Open Defecation Free).
- Edukasi & Sosialisasi: Dilakukan oleh kader kesehatan atau petugas sanitasi dari Puskesmas untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya sanitasi bagi kesehatan anak.
Sesi Kegiatan Keagamaan