Gambaran Umum
LATAR BELAKANG
Dalam rangka mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing, pemerintah melalui BKKBN mendorong pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagai satuan wilayah yang menjadi pusat integrasi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) dengan berbagai sektor pembangunan lainnya.
Desa Hilir Muara dipilih menjadi lokasi Kampung Keluarga Berkualitas karena memiliki karakteristik demografis dan sosial ekonomi yang menantang namun potensial, seperti kepadatan penduduk yang cukup tinggi, keterbatasan akses informasi dan layanan keluarga berencana, serta masih ditemukannya kasus stunting dan keluarga pra-sejahtera.
Kampung KB hadir sebagai solusi berbasis wilayah untuk menjawab isu-isu strategis tersebut, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, penguatan peran keluarga, serta sinergi lintas sektor. Kegiatan Kampung KB di Desa Hilir Muara melibatkan berbagai unsur, antara lain pemerintah desa, PKK, TPK, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat.
Melalui Kampung KB, Desa Hilir Muara diharapkan dapat:
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui intervensi yang terencana dan berkelanjutan.
Mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan produktif.
Menurunkan angka stunting, meningkatkan cakupan KB, serta memperkuat ketahanan keluarga.
Identitas Wilayah:
Nama Kampung KB: Kampung Keluarga Berkualitas Hilir Muara
Desa/Kelurahan: Hilir Muara
Kecamatan: Pulaulaut Sigam
Kabupaten: Kotabaru
Provinsi: Kalimantan Selatan
Tahun Pembentukan: 2018
Jumlah RT/RW: 2 Rw dan 12 Rt
Karakteristik Umum:
Desa Hilir Muara merupakan wilayah pesisir dengan penduduk yang mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan, pedagang kecil, dan buruh harian. Wilayah ini memiliki akses yang cukup baik ke fasilitas pendidikan dan kesehatan dasar, namun masih menghadapi tantangan dalam hal gizi keluarga, sanitasi, dan pengelolaan ekonomi rumah tangga.
Tujuan Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas:
Meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui program Bangga Kencana.
Mendorong peran aktif masyarakat dalam pengasuhan anak, kesehatan ibu dan balita, serta perencanaan keluarga.
Memperkuat integrasi program lintas sektor untuk menciptakan keluarga sehat, mandiri, dan sejahtera.
Mendukung program percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.
Potensi dan Dukungan:
Dukungan aktif dari Pemerintah Desa, PKK, PKB, dan Kader TPK
Ketersediaan lahan untuk pertanian rumah tangga dan potensi pengembangan produk lokal
Kemitraan dengan Puskesmas, KUA, dan dinas terkait dalam kegiatan pendampingan dan pelayanan
Dukungan aktif dari Pemerintah Desa, PKK, PKB, dan Kader TPK
Ketersediaan lahan untuk pertanian rumah tangga dan potensi pengembangan produk lokal
Kemitraan dengan Puskesmas, KUA, dan dinas terkait dalam kegiatan pendampingan dan pelayanan
Inovasi
KB Sapa Rumah:inovasi pelayanan KB Suntik jemput bola untuk Bufas dan Ibu Baduta di Desa. Dalam upaya percepatan penurunan stunting dan mendukung program Bangga Kencana, akses terhadap layanan Keluarga Berencana (KB) yang mudah dan merata sangat diperlukan, terutama bagi kelompok ibu pasca persalinan (bufas) dan ibu dengan anak usia bawah dua tahun (baduta).
Hadiah Sehatku : inovasi "Hadiah Sehatku" hadir sebagai upaya meningkatkan daya tarik dan partisipasi aktif masyarakat melalui pemberian hadiah kecil namun bermakna bagi pengunjung Posyandu
- TPK Damping, Dashat Sajikan:kolaborasi antara Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) merupakan langkah strategis yang memiliki dampak langsung serta potensi besar dalam upaya penurunan angka stunting di tingkat desa.
- Gizi Go!, solusi strategis berupa layanan antar gizi langsung ke rumah sasaran. Program Gizi Go! merupakan pendekatan inovatif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa dalam upaya percepatan penurunan stunting
- Gerakan Ayah Mengantar Anak Ke Posyandu (GAMAP) adalah sebuah inovasi atau gerakan yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam mengantar dan mendampingi anak ke Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak sejak dini.
Harapan ke Depan:
Dengan penguatan peran kader, sinergi lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat, Kampung KB Desa Hilir Muara diharapkan menjadi model dalam pembangunan keluarga berkualitas dan berkontribusi nyata dalam penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru.