Gambaran Umum
Kampung KB di Kecamatan Jati berjumlah 12 desa,yang salah satunya berada di Desa Pelem. Pada mulanya Kampung KB "Margi Rahayu" Desa Pelem dicanangkan di Dukuh Mindi. Namun pada perekembangannya cakupan wilayah Kampung KB yang semula hanya tingkat Dukuh, sekarang meluas setingkat Desa.
Kampung KB "Margi Rahayu" ini penggerakan kegiatannya menitik beratkan pada proses penggerakan masyarakat, untuk itulah kampung KB di pahami sebagai Program Multi Sektoral Berbasis Masyarakat dimana mulai dari tahapan proses persiapan, pembentukan ,penyusunan rencana kegiatan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan atas dasar kesepakatan dan partisipasi aktif segenap komponen di masyarakat , sehingga rasa kepemilikan terhadap program Kampung KB diharap dapat tumbuh di masyarakat, dengan demikian kegitan – kegiatan program Kampung KB dimasyarakat nanti tidak sebatas seremonial saja melainkan dapat berkesinambungan dan pada akhirnya tujuan mulia dibentuknya program Kampung KB ini dapat terwujud.
Terdapat enam langkah kegiatan sebagai tahapan proses pembentukan dan pelaksanaan Kampung KB di Desa Pelem. Keenam langkah tersebut adalah sebagai berikut:
1. Dialog Komunitas
2. Analisa Situasi Terkini
3. Rencana Aksi /Kegiatan Masyarakat (RKM)
4. Mobilitasasi Sumber Daya
5. Implementasi RKM
6. Monev
7. Revisi RKM
Harapannya kegiatan Kampung KB di Desa Pelem dapat terus berkelanjutan dan diharapkan bisa lebih berkembang. Meski demikian dalam setiap tahapannya Kampung KB ini tetap berpegang pada petunjuk (juknis) Kampung KB yang berlaku secara Nasional.
Beberapa kegiatan yang ada dalam program peningkatan Kampung KB adalah sebagai berikut :
1. Menyusun rencana kerja dalam rangka persiapan pengembangan Kampung KB
2. Sosialisasi kepada stakeholder di tingkat desa
3. Menetapkan jadwal kegiatan Identifikasi Masalah dan Potensi
4. Pembentukan tim Pokja Kampung KB desa
5. Rapat Pleno Kampung KB dalam rangka menyusun RKM Kampung KB tingkat desa
6. Implementasi RKM 2020
Berdasarkan hasil pertemuan warga dalam rangka mengidentifikasi masalah dan potensi yang telah dilaksanakan di beberapa RW adalah sebgai berikut :
1. Cakupan MKJP rendah karena kurangnya pengetahuan masyarakat akan manfaat KB MKJP dan banyaknya isu yang tidak relevan tentang KB MKJP
2. Terbatasnya akses desa (jalan, sinyal, infrastruktur, dll)
3. Kurangnya sumber air
4. Masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya, karena kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kesehatan masih rendah
5. Terbatasnya SDM untuk mau menjadi kader
Saran dan kritik dari berbagai pihak yang sifatnya membangun masih kami butuhkan untuk kemajuan dan suksesnya Kampung KB Dukuh Mindi, Desa Pelem, Kecamatan Jati.