Gambaran Umum
Pada akhir abad XVIII seorang yang bernama Rokavana beretnis Kaili berasal dari Desa Kola-Kola menuju pantai yang berjarak ± 5 km untuk membuat garam yang sangat sulit didapatkan di Desa Kola-Kola.Pada saat itu antara pantai Saninji bagian utara dengan pantai Dadavi bagian Selatan. Karena jarak yang begitu relatif jauh untuk bolak balik dari Kola-Kola ke Pantai tersebut maka Rokovana mendirikan pondok sekitar pantai dan mengajak keluarganya untuk menetap dan tinggal. Pada tahun 1890 Daeng Totede memboyong juga seluruh keluarganya untuk menetap di pantai tersebut.Pantai tersebut dulunya suatu wilayah yang banyak ditumbuhi tumbuhan perdus sejenis tumbuhan teki yang disebut Bomba yang tumbuh disungai-sungai kecil (rawa-rawa) yang disebut dengan Salu. Oleh sebab itu, nama Desa Salubomba diambil dari kata Salu (Sungai kecil) dan Bomba (Tumbuhan yang tumbuh disungai kecil tersebut). Maka mulai saat itu terbentuklah DESA SALUBOMBA.
Disini kami sampaikan nama-nama pemimpin/Kepala Desa Salubomba antara lain sebagai berikut :
NO. | N A M A | MASA JABATAN | KETERANGAN |
1 | LAWADO | 1909 – 1916 | Kepala Desa |
2 | RAPOLELE | 1916 – 1923 | Kepala Desa |
3 | DG. TOTEDE | 1923 – 1930 | Kepala Desa |
4 | LATUARA | 1930 – 1937 | Kepala Desa |
5 | MAHMUD | 1937 – 1942 | Kepala Desa |
6 | LADJUDO | 1942 – 1948 | Kepala Desa |
7 | LAKASUMBA | 1948 - 1954 | Kepala Desa |
8 | ANDIMUSU | 1954 - 1958 | Kepala Desa |
9 | TAYEB | 1958 - 1962 | Kepala Desa |
10 | HUSEN | 1962 - 1966 | Kepala Desa |
11 | TOMARE | 1966 - 1971 | Kepala Desa |
12 | KARAMA | 1971 - 1975 | Kepala Desa |
13 | HACO | 1975 - 1980 | Kepala Desa |
14 | SYUKUR | 1980 - 1984 | Kepala Desa |
15 | HACO | 1984- 1989 | Kepala Desa |
16 | ANDINUDIN | 1989 - 1992 | Kepala Desa |
17 | MOHAMMAD I RUHE | 1992 - 1995 | Kepala Desa |
18 | RUSLIN MARZUKI | 1995 - 2002 | Kepala Desa |
19 | JAMRIN LAMLI | 2003 - 2008 | Kepala Desa |
20 | MASWIR | Plt. 2009 | Kepala Desa |
21 | SALERUDIN | 2010 - 2015 | Kepala Desa |
22 | ARMAN, S. Pd | Plt. 2016 - 2017 | Kepala Desa |
23 | MASWIR, S. Sos | Plt. 2017 – JULI 2019 | Kepala Desa |
24 | MOH. RIZAL, S.Pt | JULI 2019–DESEMBER 2019 | Kepala Desa |
25 | MUSTAPA | 31 Desember 2019 s/d 31 Desember 2025 | Kepala Desa |
Berdasarkan Surat Camat Banawa Tengah No : 188.4/290.33/Pemb. Tanggal 22 Desember 2014 tentang penetapan Desa Salubomba mewakili dari 8 Desa diwilayah Kecamatan Banawa Tengah yang kedua kalinya untuk mengikuti perlombaan Desa tingkat Kabupaten Donggala.Salubomba adalah desa di kecamatan Banawa Tengah, Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia.[1]
Topografi desa terdiri atas wilayah dataran, rawa, bukit dan pegunungan. Posisi elevasi dari permukaan laut adalah antara 0,5 m – 15 m dpl. Pasca pemekaran kecamtan 2007 Desa ini berjarak, dari ibu kota kecamatan 5 km dan kabupaten 15 km, dan dari ibu kota provinsi 49 km dengan kecepatan tempuh kendaraan bermotor antara masing-masing 0,5 jam dan 1,25 jam.
Sebagai desa pantai, bentuk pemukiman penduduk memanjang mengikuti garis pantai dengan jarak dari pantai sekitar 5 m. Umumnya penduduk di desa ini bekerja sebagai nelayan. Seperti halnya keadaan sosial ekonomi masyarakat nelayan pada umumnya kondisi sosial ekonomi komunitas nelayan di Desa Salubomba juga masih cukup memprihatinkan. Sejumlah besar rumah tangga nelayan yang ada didesa ini masih tergolong miskin dan terkebelakangan baik dari segi ekonomi, maupun soial budaya.
Di Desa ini Pada Tahun 2006 mendapat bantuan dari UNDP, Yang bekerjasama dengan BAPPENAS, dalam mengentaskan Kemiskinan melalui Teknologi. Program Itu bernama Telecenter, atau lebih di kenal dengan nama Telecenter Salubomba. Pada Tahun 2009 Desa ini mendapat bantuan dari Oxfam, Program Reduksi Bencana Alam.