Gambaran Umum
A.
DATA PEMBENTUKAN KAMPUNG KB
Desa Tengah Pisang merupakan salah satu dari (16) desa
yang ada di wilayah Kecamatan Labuhanhaji yang termasuk salah satu desa
terpencil dan tertinggal di Kecamatan Labuhanhaji. Secara topografi wilayahnya
terdiri dari berbagai jenis tanah yang meliputi :
-
Tanah Sawah
-
Tanah Kering
-
Tanah Basah
-
Tanah Perkebunan
-
Tanah Hutan
1.
Geografis
Secara
geografis Desa Tengah Pisang dengan curahan hujan 2.250 mm/tahun. Bentang
wilayah Datar dan berbukit sebagian kecil. Dan jarak dari kota kabupaten 40km.
batas wilayah Desa Tengah Pisang Meliputi :
·
Utara :
Berbatasan dengan Desa Pisang
·
Selatan :
Berbatas dengan Cacang
·
Timur :
Berbatas dengan Sungai
·
Barat :
Berbatas dengan Sawah
2.
Wilayah Administrasi
Desa
Tengah Pisang merupakan desa di Wilayah Kecamatan Labuhanhaji Kabupaten Aceh
Selatan. Luas wilayah ±20 Ha yang meliputi :
-
Luas Sawah : 5 Ha
-
Luas Perkebunan : 0 Ha
-
Luas Perkarangan : 0 Ha
-
Luas Lading : 0 Ha
-
Luas Lainnya : 15 Ha
a. Desa
Tengah Pisang meliputi 3 dusun yaitu :
1.
Dusun Sejahtera
2.
Dusun Bahagia
3. Dusun Sentosa
b. Jumlah
Kepala Keluarga 139 KK dengan rincian sebagai berikut :
1. Jumlah laki-laki : 230 orang
2. Jumlah perempuan : 207 orang
3.
Jumlah KK pra sejahtera : 112 KK
4.
Jumlah KK Sejahtera 1 : 23 KK
5.
Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) : 62 orang
6.
Jumlah keluarga yang memiliki balita :
44 orang
7.
Jumlah keluarga yang memiliki remaja : 100
orang
8.
Jumlah keluarga yang memiliki lansia : 35
orang
3. Faktor
Pendukung
Desa
Tengah Pisang ditunjuk sebagai desa Kampung KB Kabupaten Aceh Selatan pada
Tahun 2018 dengan nama “Kampung KB Sinar Mentari” yang dicanangkan oleh Kepala DP3AKB Kabupaten
Aceh Selatan pada tanggal 20 Desember 2018 untuk mendukung lancarnya
pelaksanaan kegiatan program KKBPK dan pembangunan lainnya di kampung KB Sinar
Mentari Desa Tengah Pisang hal ini sangat ditentukan oleh adanya factor
pendukung yang terkait dengan potensi wilayah, sumber daya alam dan sumber daya
manusia. Sarana dan prasarana yang menyangkut fisik maupun non fisik sebagai
berikut :
1. Toga
dan Toma
2. Adanya
Pustu
3. Dukungan
Adanya PPKBD dan Sub PPKBD
4. Adanya
data penduduk dan data keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan
5. Adanya
PKB/PLKB
6. Adanya
Bidan Desa
7. Adanya
Poktan (BKB,BKR,BKL,UPPKS)
8. Adanya
PIK Remaja
9. Dukungan
ADD
10. Adanya
Sekolah (PAUD)
11. Adanya
Posyandu Lansia
12. Adanya
Posyandu
13. Adanya
Tempat Ibadah (Mesjid dan Mushalla)
14. Adanya
TPA
4.
Factor Penghambat
1. Saran
Kesehatan (Faskes KB) tidak lengkap
2. Kondisi
jalan desa yang kurang memadai
3. Tingkat
Pendidikan masyarakat yang masih rendah
4. Operasional
kader masih rendah
5. Masih
tingginya angka prasejahtera dan sejahtera 1
6. Pendapatan
perkapita masyarakat masih rendah
7. Kondisi
lingkungan yang belum tertata dengan baik
8. Masih
tingginya angka perkawinan dibawah umur
9. Kurangnya
niat belajar yang tinggi
10. Seringnya
terjadi banjir
B.
PROFIL KAMPUNG KB
1. Secretariat
Kampung KB Sinar Mentari Desa Tengah Pisang bertempat di kantor kepala desa.
2. Kampung
KB Sinar Mentari Desa Tengah Pisang sedah membentuk poktan-poktan antara lain :
-
Kelompok BKB Cempaka
-
Kelompok BKR Mawar
-
Kelompok BKL Cendana
-
Kelompok UPPKS Melur
-
Kelompok PIK-R Bunga Desa Tengah Pisang
3. Sumber
dana untuk kegiatan di kampung KB Sinar Mentari Desa Tengah Pisang bersumber
dari dana APBK dan ADD.
4. Keberadaan
kepengurusan / pokja Kampung KB Sinar Mentari telah melaksanakan koordinasi
dalam pelaksanaan kegiatan Bersama institusi terkait guna kemajuan Kampung KB
(SK Pengurusan Kampung KB terlampir).
5. PKB/PLKB
wilayah kerja Kampung KB berperan Aktif dalam membentuk dan membina kader IMP
dan kader Poktan yang ada. Memberi Adfokasi kepada Tokoh Formal dan informal
tentang program KKBPK. Member KIE KB Nasional kepada masyarakat baik secara perorangan
maupun kelompok. Melakukan fasilitas kemitraan instansi pemerintah dan non
pemerintah di Kampung KB desa Tengah Pisang.
6. Untuk
Rumah Data di Kampung KB Sinar Mentari Belum ada.
7. Selalu
dilakukan upaya sosialisasi bagi Pokja Pengurus kampung KB Sinar Mentari Desa Tengah
Pisangsampai saat ini belum ada pokja yang terlatih.
C.
PROFIL PENDUDUK
1. Berdasarkan
hasil data pemutakhiran data keluarga pada Tahun 2021, jumlah penduduk Desa Tengah
Pisangsebanyak 1.447 jiwa :
-
0 - 1 Tahun 11 Jiwa
-
5 - 9 Tahun 26 Jiwa
-
10 - 14 Tahun 36 Jiwa
-
15 - 19 Tahun 40 Jiwa
-
20-24 Tahun 32 Jiwa
-
25-29 Tahun 11 Jiwa
-
30 – 34 Tahun 54 Jiwa
-
35 – 39 Tahun 46 Jiwa
-
40 – 44 Tahun 14 Jiwa
-
45 – 49 Tahun 30 Jiwa
-
50 – 54 Tahun 29 Jiwa
-
55 – 59 Tahun 50 Jiwa
-
60 Tahun Ke atas 50 Jiwa
2.
Jumlah PUS yang menggunakan Kontrasepsi
yaitu peserta KB aktif s/d bulan November
2022 berjumlah 33 orang. Dari total PUS sebanyak 62 orang (PA/PUS = 51,
322%) yang terdiri atas :
-
Suntik 21
orang
-
Pil 4
orang
-
MOW 2
orang
-
Implan 2
orang
-
IUD
1 orang
-
Kondom 3
orang
Dari segi penggunaan alat
kontrasepsi jangka Panjang yang rasional Desa Tengah Pisang masih rendah dari
rata-rata standar kecamatan disebabkan masyarakat DesaTengah Pisang masih
banyak yang menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek.
3.
Jumlah PUS yang tidak menggunakan alat
kontrasepsi, berdasarkan kondisi :
-
Karena hamil 3 orang
-
Karena ingin anak segera 16 orang
-
Karena ingin anak ditunda 5 orang
-
Karena tidak ingin anak lagi 5 orang
D. TUJUAN
1.
Tujuan Umum
Secara umum
tujuan dibentuknya kampung KB di Desa Tengah Pisang adalah untuk meningkatkan
kualitas hidup masyarakat ditingkat Desa melalui program kependudukan, Keluarga
Berencana dan pembangunan Keluarga serta pembangunan sector terkait dalam
rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas kususnya di desa Tengah Pisang.
2.
Tujuan Khusus
1.
Meningkatkan kesadaran masyarakat
tentang pembangunan berwawasan kependudukan.
2.
Meningkatkan jumlah peserta KB aktif
modern.
3.
Meningkatkan ketahanan keluarga melalui
Program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Kelurga Remaja (BKR), Bina Keluarga
Lansia (BKL), dan Pusat informasi dan Konseling (PIK) Remaja.
4.
Meningkatkan pemberdayaan keluarga
melalui kelompok UPPKS.
5.
Menurunkan angka kekerasan dalam rumah
tangga (KDRT).
6.
Meningkatkan derajat Kesehatan
masyarakat
7.
Meningkatkan sarana dan prasarana
pembangunan desa.
8.
Meningkatkan sanitasi dan lingkungan
kampung yang sehat dan bersih.
9.
Meningkatkan rata-rata lama sekolah
Penduduk Usia Sekolah.