Penyuluhan hubungan sehat remaja

Ngestikarya
Dipublikasi pada 25 November 2024

Deskripsi

LAPORAN PERTEMUAN: HUBUNGAN SEHAT REMAJA

​"Toxic vs Healthy Relationship: Kenali Bedanya, Cintai Dirimu"

​I. Informasi Pelaksanaan

​Hari/Tanggal: 25 November 2024

​Lokasi: Kantor Desa (Sinergi dengan Kegiatan Posrem)

​Tema Utama: Hubungan Sehat vs Hubungan Beracun

​Penyuluh: Nur Azizah (Ketua PIK-R)

​Tim Pendamping: 3 Kader PIK-R

​II. Statistik Partisipasi

​Pertemuan kali ini dihadiri oleh peserta yang cukup antusias, terdiri dari:

​Remaja Putri: 9 Orang

​Remaja Putra: 11 Orang

​Total Kehadiran: 20 Orang

​III. Ringkasan Materi

​Penyampaian materi difokuskan pada pemahaman tentang kualitas hubungan antar sesama remaja, baik dalam pertemanan maupun percintaan:

​Healthy Relationship (Hubungan Sehat):

​Didasari oleh rasa saling menghargai (mutual respect).

​Adanya komunikasi yang jujur dan terbuka.

​Saling memberikan dukungan untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

​Menghargai batasan (boundaries) masing-masing.

​Toxic Relationship (Hubungan Beracun):

​Ditandai dengan adanya perilaku mengontrol atau mengekang.

​Sering terjadi manipulasi emosional atau rasa bersalah yang dipaksakan.

​Kurangnya rasa percaya dan minimnya dukungan terhadap pencapaian pasangan/teman.

​Adanya rasa tidak aman (insecure) yang berlebihan dalam hubungan.

​IV. Poin Penting & Layanan Konseling

​Sinergi Posrem: Kegiatan dilakukan terintegrasi dengan Posrem, sehingga edukasi mental ini melengkapi pemeriksaan kesehatan fisik rutin para remaja.

​Layanan Konseling Sebaya: Setelah sesi penyuluhan berakhir, tercipta ruang aman yang mendorong salah satu peserta untuk bercerita mengenai masalah pribadinya.

​Tindak Lanjut: Kader PIK-R bersama Ketua memberikan sesi konsultasi khusus, mendengarkan aduan dengan empati, dan memberikan solusi praktis serta dukungan moral agar peserta tersebut dapat mengambil langkah yang sehat bagi dirinya.

​V. Kesimpulan

​Kegiatan berlangsung sangat interaktif. Partisipasi yang tinggi dari remaja putra (11 orang) menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya hubungan yang sehat mulai menjadi perhatian serius bagi seluruh kalangan remaja di desa.

​"Jangan biarkan seseorang yang tidak tahu nilaimu mengatur kebahagiaanmu."

Sesi Kegiatan Keagamaan

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0