Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG)
Deskripsi
LATAR BELAKANG
Pemenuhan gizi seimbang merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Namun, masih tingginya angka stunting dan gizi kurang di Indonesia menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Indonesia masih berada di atas target nasional, khususnya pada kelompok balita.
Salah satu penyebab utama masalah gizi pada ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non PAUD adalah rendahnya asupan makanan bergizi karena keterbatasan ekonomi, kurangnya pengetahuan tentang pola makan sehat, serta akses yang terbatas terhadap pangan bergizi. Kondisi ini berdampak pada risiko bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR), pertumbuhan balita yang terhambat, dan menurunnya kualitas kesehatan ibu serta anak.
Sebagai bentuk upaya pencegahan stunting dan peningkatan status gizi keluarga, pemerintah melalui BKKBN bersama stakeholder terkait melaksanakan program Pembagian Makanan Bergizi Gratis. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi sasaran 3B (bumil, busui, dan balita non PAUD), mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat ketahanan keluarga dalam bidang kesehatan.
TUJUAN
Tujuan Umum
Meningkatkan status gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD melalui penyediaan makanan bergizi gratis sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Tujuan Khusus
Memberikan akses makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.
Meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi dan pola makan sehat.
Menunjang program pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk pada balita.
Mendukung pencapaian target peningkatan kualitas SDM melalui perbaikan gizi masyarakat.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan hidup sehat dan pemenuhan gizi keluarga.
MANFAAT
Manfaat bagi Masyarakat (Sasaran 3B)
Membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.
Mengurangi risiko kekurangan energi kronis (KEK) pada bumil dan anemia pada busui.
Membantu menunjang pertumbuhan dan perkembangan optimal pada balita.
Manfaat bagi Pemerintah & Program BKKBN
Mendukung program penurunan angka stunting dan peningkatan status gizi masyarakat.
Memperkuat sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan program ketahanan keluarga dan kesehatan.
Menjadi indikator keberhasilan intervensi gizi dalam mendukung bonus demografi 2045.
Manfaat bagi Masyarakat Umum
Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi.
Mendorong terbentuknya perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
PELAKSANAAN
Jumlah Sasaran yang menerima bantuan 10 orang ibu hamil, 18 ibu menyesui dan 67 orang balita Non PAUD (terlampir)
Jenis makanan yang diberikan pada hari Senin dan Kamis mendapat makanan basah, dan pada hari Selasa, Rabu, Jumat mendapatkan makanan kering
Senin : Nasi, Ayam Goreng Katsu, Tumis Sayur dan Buah Semangka
Selasa, Rabu, Jumat :
Ibu Menyusui dan ibu hamil : Telur itik, telur ayam, telur puyuh, Kacang Hijau dan Susu
Balita : Teluk Bebek, Susu UHT, Pisang Ambon
Kamis : Makanan Basah