Gambaran Umum
Kampung Kestalan RW IV Kelurahan Kestalan dipilih untuk dijadikan Kampung KB setelah memenuhi kriteria Kampung KB, diantaranya :
Kriteria Utama, dengan indikator Jumlah Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I di atas rata-rata Kelurahan Kestalan dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian KB tingkat kelurahan.
Kriteria Wilayah, memenuhi indikator sebagai Kawasan Miskin (termasuk miskin perkotaan), Kawasan Wisata dan Padat Penduduk.
Dengan berkembangnya cakupan dari kampung KB sekarang ini tidak hanya di RW IV namun sudah seluruh RW di kelurahan Kestalan yang mencakup VI RW. Dengan tingginya prevelensi data stunting di Kestalan tahun 2024 maka kampung KB sekarang ini cakupannya untuk seluruh daerah di Kestalan dengan menitik beratkan kesejahteraan keluarga sehingga dapat mengurangi prevelensi tingginya angka stunting di kelurahan Kestalan
saat ini di kelurahan Kestalan telah terbentuk :
2 BKB yaitu BKB Permata Bunda dan BKB Sejahtera
2 BKL yaitu BKL Ngudi Waras dan BKL Sehat Sentosa
1 BKR Cerah Ceria
1 PIK R yaitu PIK R Cerah Ceria
1 UPPKA yaitu UPPKA Cerah ceria
1 Dashat Ceting Deproni
1 Koperasi Merah Putih
1 PAUD Damar Dini
Pencanangan dilaksanakan pada tanggal 9 November 2018 oleh Walikota Surakarta, Fx. Hadi Rudyatmo dengan didampingi Sigit Priohutomo selaku Plt. Kepala BKKBN dan Wagino selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.
Kampung KB Cerah Ceria memiliki potensi ekonomi produktif yang belum dikelola secara maksimal, salah satu diantaranya adalah dengan adanya pengrajin air brush. LMPK Kelurahan Kestalan telah berupaya melakukan perubahan dan peningkatan kualitas hidup dengan beberapa cara, diantaranya perbaikan fasilitas umum, dan pencanangan kampung sebagai kampung wisata fotografik, dengan nama Kampung Cat Cerah Ceria.
Model pengembangan Kampung KB di Kampung KB Cerah Ceria ini diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas hidup warga Kampung KB, melalui pembangunan fisik maupun melalui penggerakan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Dengan berjalannya program Kampung KB di RW IV Kestalan ini, diharapkan dapat mewujudkaan Agenda Prioritas Pembangunan (Nawacita), terutama pada Agenda Prioritas Nomor 5 yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia”, serta melaksanakan Strategi Pembangunan Nasional 2015-2019 (Dimensi Pembangunan) untuk Dimensi Pembangunan Manusia pada Pembangunan Bidang Kesehatan dan Mental / Karakter (Revolusi Mental).
Ditahun 2023 dibentuk tim Dashat kelurahan Kestalan. Dashat sendiri adalah dapur sehat atasi stunting. Program yang dicanangkan kota Solo ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian Pemerintah akan balita stunting di kota Solo. untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah membentuk tim Dashat di setiap kelurahan dimana tugasnya adalah menyediakan menu masakan untuk baduta supaya baduta tersebut dapat tumbuh dengan baik dan dapat mencapai berat dan tinggi badan sesuai dengan KBM atau sama dengan teman-teman seusianya. Karena stunting adalah suatu kondisi dimana anak kekurangan gizi dan pertumbuhannya tidak optimal yang menyebabkan gangguan pada perkembangan otak serta badan anak. Pada saat itu pemerintah kota Surakarta menggandeng CSR dari Uni Emirat Arab untuk mengatasi stunting tersebut, sehingga dibentuklah dashat untuk menjalankan program pengentasan stunting. Dan program dashat ini berjalan dalam kurun waktu yang panjang yaitu 120 hari diawal pemberian dashat tahun 2023, kemudian ditahun 2024 juga 120 hari dan di tahun 2025 pemberian dashat selama 180 hari.
Dashat kelurahan Kestalan diberi nama Ceting Deproni yang merupakan singkatan dari Cegah Stunting Dengan Protein Hewani. Dalam proses memasak Dashat Ceting Deproni dibagi menjadi 6 tim, dimana setiap tim terdiri dari 2 orang yang pembagian tugasnya 1 orang memasak dan 1 orang distribusi. dan pemberian menu untuk dashat berganti setiap 6 minggu sekali supaya sasaran tidak bosan. untuk tahun 2026 ini Kestalan mendapatkan dashat 10 sasaran selama 120 hari
Pada tahun 2023 pemerintah kel Kestalan juga menggandeng CSR Luwes Kestalan untuk memberikan bantuan sembako setiap hari jumat dengan sasaran 10 balita dan berjalan selama 3 bulan
Kelulusan dan Penutupan DASHAT 2025 : Bumil dan Baduta 180 Hari KKB Kestalan
Kelulusan Dashat Ceting Deproni
Dalam Perkembangannya tahun 2024 Kampung KB ini berubah menjadi Keluarga Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KBRPPA) dan sekupnya bukan hanya lokus di RW IV saja , namun sekarang sudah seluruh Kelurahan Kestalan. Dengan adanya hal tersebut maka tujuan dari KBRPPA diharapkan dapat terwujud untuk menjadi Keluarga di Kestalan menjadi Keluarga yang Berkualitas Ramah Perempuan dan Peduli Anak.
Ditahun 2025 Kel Kestalan mendapatkan juara harapan 2 tingkat kota dalam lomba BKL. Inovasi yang dilakukan adalah Sialan Papi Sarimah ( Lansia Kestalan Paksa Pilah Sampah dari Rumah ) , Banting Bapak ( Mbah-mbah atasi Stunting dengan Bank sampah ), serta Tik Tokan ( Tilik kanca Tilik Tonggo sak Kestalan)
Tahun 2025 Lansia Kestalan menggandeng CSR Nakamura dan Pose In untuk mendukung kegiatan yang diadakan Lansia kestalan
BKL Ngudi Waras Kelurahan Kestalan
serta ditahun 2025 pula kelurahan Kestalan mendapatkan juara 1 tingkat kota dalam lomba KKBRPPA dengan mengusung inovasi Ayo Mabar Cak ( Ayo Maju Bareng Shelter Cat Air Brush Kestalan ) dimana Kestalan memiliki usaha UMKM yaitu cat air brush yang dulunya hanya kecil sekarang berkembang menjadi shelter yang menghidupi kampung tersebut. Dan hasilnya juga sering ikut lomba dan beberapa kali memperoleh juara.
Takesi Rindu ( Wanita Kestalan Aktif Mandiri dan Produktif) dimana wanita-wanita tidak bekerja di kantor atau luar rumah, mereka ibu rumah tangga yang tidak hanya momong anak, namun mereka tetap aktif dan mandiri dengan menjadi UMKM berjualan makanan, minuman, sembako dll dirumah tanpa meninggalkan tugas utamanya sebagai ibu.
Selain tersebut PIK R Kestalan juga memiliki inovasi yaitu HaPik Kece ( Hadroh PIK R Cerah Ceria Kestalan Moncer) dimana kegiatan hadroh ini rutin dilakukan setiap minggu. Remaja-remaja ini diberikan wadah untuk bersholawat melalui hadroh, sehingga bisa mempertebal keimanan mereka. Hadroh ini juga pernah mengikuti lomba yang diadakan kecamatan dan mendapatkan juara 2 pada tahun 2025
Pada Juli tahun 2025 dibentuk PAUD Damar Dini yang dimiliki oleh kelurahan Kestalan dimana tujuan awalnya adalah memberikan wadah balita untuk mendapatkan pendidikan di usia dini sebagai wujud keprihatinan pola asuh yang tidak sesuai sehingga membuat anak-anak tumbuh tidak optimal. Pada awal berdiri jumlah muridnya adalah 40 anak dimana penjaringannya melalui posyandu yang ada di wilayah Kestalan. Dan ditahun 2026 ini PAUD Damar Dini sudah terbit SK pendiriannya, sudah ada legalitasnya. Dan Sekarang ini PAUD Damar Dini memiliki 32 murid