Pelayanan dan Penggerakan oleh Kader IMP

Desa Murung Asam
Dipublikasi pada 23 April 2025

Deskripsi

Kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan) dalam melakukan pelayanan dan penggerakan akseptor, mulai dari KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) hingga pendampingan ke Puskesmas.

1. Tahap Persiapan dan KIE (Di Rumah Calon Akseptor)

Kader mendatangi calon akseptor yang sudah masuk dalam sasaran (PUS yang ingin menunda atau menjarangkan kehamilan namun belum menggunakan MKJP).

  • Edukasi Manfaat: Jelaskan bahwa Implan adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang efektif selama 3 tahun, praktis, dan tidak mengganggu produksi ASI.

  • Penapisan Mandiri: Tanyakan apakah ibu sedang hamil atau memiliki riwayat penyakit berat.

  • Informed Consent: Pastikan ibu (dan suami) sudah setuju untuk menggunakan metode Implan.

2. Koordinasi Jadwal

  • Kader menghubungi petugas lapangan KB (PKB/PLKB) atau langsung ke bagian KIA di Puskesmas untuk memastikan ketersediaan alat (kit implan) dan tenaga medis.

  • Tentukan hari dan jam keberangkatan agar akseptor tidak menunggu terlalu lama.

3. Tahap Pendampingan (Ke Puskesmas)

Peran Kader IMP di sini adalah sebagai motivator dan pendamping agar akseptor merasa tenang.

  • Pendaftaran: Membantu akseptor melakukan registrasi di loket Puskesmas.

  • Pemeriksaan Awal: Mendampingi saat penimbangan berat badan dan tensi darah.

  • Proses Tindakan: Menunggu di luar ruang tindakan untuk memberikan dukungan moril. Kader dapat membantu menjaga anak akseptor (jika dibawa) agar proses pemasangan berjalan lancar.

Sesi Kegiatan Reproduksi

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 921
Minggu ini: 1.321
Bulan ini: 1.404
Total: 2.603