dashat

BAHAGIA
Dipublikasi pada 28 September 2025

Deskripsi

Program "Dapur Sehat Atasi Stunting" yang dikenal dengan sebutan DASHAT merupakan salah satu strategi utama di tingkat desa/Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Berikut adalah beberapa kegiatan utama yang dilakukan dalam program DASHAT di desa:

Intervensi Gizi dan Pangan

  • Penyediaan Makanan Tambahan (PMT) Bergizi:

    • Memasak dan menyediakan makanan siap saji atau bahan makanan bergizi seimbang untuk keluarga berisiko stunting (Ibu hamil, Ibu menyusui, Baduta/Balita, dan Calon Pengantin).

    • Memanfaatkan potensi pangan lokal (ikan, telur, sayuran, umbi-umbian, dll.) untuk membuat menu yang kaya protein hewani dan zat gizi penting lainnya.

  • Edukasi Gizi dan Pengolahan Makanan:

    • Memberikan pelatihan masak kepada ibu-ibu atau kader tentang cara mengolah makanan sehat dan bergizi dengan biaya terjangkau.

    • Sosialisasi konsep "Isi Piringku" dan pentingnya 13 Pesan Umum Gizi Seimbang.

Peningkatan Kapasitas dan Edukasi

  • Sosialisasi dan Penyuluhan:

    • Memberikan informasi dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat tentang stunting, dampaknya, dan cara pencegahannya.

    • Edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, khususnya selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (sejak konsepsi hingga usia 2 tahun).

  • Pembentukan dan Pelatihan Tim DASHAT:

    • Melatih kader desa/Kampung KB untuk menjadi pelaksana program DASHAT, termasuk keterampilan pengelolaan gizi, sanitasi, dan kewirausahaan.

  • Pendampingan:

    • Melakukan pemantauan dan pendampingan berkelanjutan kepada keluarga berisiko stunting, seringkali melalui program seperti Pos Gizi DASHAT di mana anak dipantau tumbuh kembangnya dan diberikan PMT selama periode tertentu (misalnya 90 hari).

Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Lokal

  • Pemanfaatan Sumber Daya Lokal:

    • Mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami sayuran, buah, atau memelihara ternak kecil (ayam, ikan) sebagai sumber pangan mandiri.

    • Menguatkan kedaulatan pangan rumah tangga berbasis kekayaan lokal.

  • Pengembangan Usaha Kecil:

    • Mendorong terbentuknya kelompok usaha keluarga atau masyarakat yang berkelanjutan, yang dapat memproduksi dan menjual produk pangan sehat (misalnya MPASI fortifikasi lokal) sebagai tambahan pendapatan.

Kolaborasi

  • Identifikasi dan Pemetaan:

    • Bekerja sama dengan perangkat desa, Bidan Desa, Puskesmas, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mendata dan memetakan keluarga yang berisiko stunting (KRS).

  • Sinergi Program:

    • Melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak (Pemerintah Desa, PKK, Posyandu, pihak swasta/NGO) untuk mendukung keberlanjutan program.

Inti dari program DASHAT adalah mengubah pola perilaku masyarakat, khususnya keluarga berisiko, dalam penyiapan gizi seimbang yang dimulai dari rumah tangga, sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya pangan lokal.

Sesi Kegiatan Sosial Budaya

Instansi Pembina Kegiatan

Sasaran Kegiatan

Statistik Pengunjung Website:
Hari ini: 0
Minggu ini: 20
Bulan ini: 32
Total: 230